WNI yang Mengungsi Akibat Gempa di Kumamoto Sudah Kembali ke Rumah Masing-Masing




Para WNI yang mengungsi ke lapangan sepakbola di Universitas Kumamoto [Foto: Tribun news]

Menurut data KBRI Tokyo, sebanyak 204 orang WNI tinggal di Prefektur Kumamoto, yakni 144 orang pekerja dan 60 orang pelajar/mahasiswa. Beruntung tidak ada satupun WNI yang menjadi korban jiwa dalam gempa terbesar di Jepang itu sejak tahun 2011.

Para WNI berada di Kumamoto harus mengungsi di Universitas dan Masjid Kumamoto untuk menyelamatkan diri mereka, dan sebagian besar dari mereka kini sudah kembali ke rumah masing-masing meski harus tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

“Umumnya sudah kembali ke rumah masing-masing di Jepang. Namun dua keluarga tampaknya masih di dalam tempat pengungsian Universitas Kumamoto sampai sore ini,” ujar salah satu WNI di Kumamoto kepada tribun news.

Sementara tim darurat dari Kedubes Indonesia (KBRI) di Jepang juga sudah memonitor para WNI yang berada di Kumamoto dan Kyushu.

“Kita kesulitan mendapatkan pesawat ke Kumamoto. Jadi baru besok pagi Insya Allah bisa tiba di Kumamoto untuk memonitor semua keselamatan warga Indonesia yang ada di sana,” ujar Agus Heryana, pejabat Protokol KBRI.

Pemerintah Prefektur Kumamoto terus memberikan bantuan pasokan makanan dan minuman serta obat-obatan yang dibutuhkan para pengungsi gempa. Sedangkan polisi dan regu penyelamat yang dibantu oleh para penduduk terus bekerja membersihkan puing-puing akibat gempa.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.