Kisah Supir Taksi di Miyagi yang Mengangkut Penumpang Hantu korban Tsunami




Ishinomaki hancur porak poranda saat gempa dan tsunami 2011

Ditahun 2011, Tohoku dihantam tsunami dan gempa terbesar dalam sejarah di Jepang. Menurut data Tokyo Broadcasting System (TBS) dan Japanese National Police Agency sebanyak 15.269 orang meninggal dunia, 5.363 luka dan 8.526 hilang di enam Prefektur.

Kini, kota-kota yang mengalami kerusakan mulai membangun kembali infrasukturnya, meski jumlah populasi dibeberapa daerah yang terkena bencana terus menurun. Selain itu, ternyata juga ada kisah mistis selepas bencana nasional tersebut.

Yuka Kudo (22), seorang mahasiswa pascasarjana bidang sosiologi Universitas Tohoku Gakuin melakukan penelitian kepada 100 supir taksi di Ishinomaki, Prefektur Miyagi. Dari sinilah kisah mistis tentang taksi berpenumpang hantu terungkap seperti yang kami lansir dari Asahi TV.

Menurut pengakuan salah satu supir taksi, dua tahun lalu ia mengangkut seorang penumpang wanita yang berlokasi di dekat Stasiun Ishinomaka. Wanita itu mengenakan jubah dan minta diantarkan ke Minamihama.

Penampilan penumpangnya membuat supir taksi menaruh rasa curiga. Di dalam perjalanan ia bercerita jika bila daerah tersebut (lokasi tujuan) telah kosong tak berpehuni akibat tsunami.

Penumpang wanita kemudian bertanya: “Apakah saya sudah meninggal?”

Pertanyaan tersebut sontak membuat supir taksi kaget, ia kemudian menengok ke belakang dan mendapati penumpang perempuannya telah menghilang.

Dari pengakuan seluruh supir taksi, setidaknya ada tujuh supir taksi yang mengalami kejadian serupa yakni membawa penumpang hantu yang diyakini sebagai korban bencana tsunami.

Karena banyak kejadian mistis, supir taksi pun tidak lagi takut, mereka justru menghargai penumpang hantu karena setelah meninggalkan dunia, para koraban tidak bisa lagi bertemu dengan sanak saudara.

Tempat-tempat di mana orang mengatakan bahwa mereka melihat hantu sebagian besar di daerah-daerah yang benar-benar tersapu oleh tsunami,” kata Keizo Hara, seorang psikiater di Ishinomaki.

Sikap para supir taksi dan penduduk di wilayah yang terkena tsunami dalam memperlakukan ‘hantu gentayangan’ membuat Kudo terkesan.

“Saya belajar bahwa kematian setiap korban membawa arti penting. Saya ingin menyampaikannya,” ujar Kudo

Prefektur Miyagi memang menjadi wilayah yang mengalami guncangan paling hebat saat gempa dan tsunami. Gempa terjadi di sebelah barat Samudera Pasifik, 130 kilometer (81 mil) di timur Sendai, ibukota Miyagi.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.