She: Menyibak Tabir Misteri Pertemanan




  • Drama: She
  • Romaji: She
  • Japanese: She
  • Director: Daisuke Yamauchi
  • Writer: Naoko Adachi
  • Network: Fuji TV
  • Episodes: 5
  • Release Date: April 18 – May 16, 2015
  • Runtime: Saturdays 23:40-24:05
  • Language: Japanese
  • Country: Japan
  • Rating: 8.5/10
  • Cast: Mayu Matsuoka, Ayami Nakajo, Aoi Morikawa, Seika Taketomi, Ryo Narita, Shimizu Kurumi, Jin Shirasu

“Kebenaran itu kadang-kadang melewati batas pemikiran manusia”. “Ryoko Nishizawa”

Kebenaran berada dalam satu kesatuan lingkaran moral, sedang kesalahan berarti menyimpang dari moral. Namun tatanan moralitas sebagai sisi absolut hanya dapat kita terapkan dengan mudah pada situasi penuh kesempurnaan.

Sebaliknya, sewaktu konflik pelik mulai merangsek masuk, sisi absolut berganti dengan ambiguitas. Membaca premis cerita dari She, sekilas akan mudah menilai bahwa perbuatan sang tokoh utama sedikit menyalahi moral, apapun alasannya.

Tapi Daisuke Yamauchi, selaku sutradara mampu menyeret penonton untuk memikirkan ulang penilaian tersebut. She merupakan sebuah drama thriller bertemakan remaja hasil karya tangan dingin penulis naskah Naoko Adachi, yang lebih dulu sukses dengan Rich Man, Poor Woman dan Shiritsu Chocolatier.

Drama ini merupakan hasil produksi dari Fuji TV dan telah ditayangkan dari tanggal 18 April hingga 16 Mei 2015. Drama yang berjumlah lima episode ini menampilkan sang leading actress Mayu Matsuoka, seorang wanita muda yang terobsesi dengan dunia jurnalistik.

Ryoko Nishizawa (Mayu Matsuoka) adalah seorang murid tahun ketiga di salah satu SMA yang tengah berupaya menyibak kasus menghilangnya salah seorang murid yang notabene merupakan teman sekelasnya, Ogiwara Asuza (Nakajo Ayami).

Ryoko, dengan insting juranlistiknya berusaha mencari tahu sekaligus menggali lebih dalam kebenaran, kenyataan dan rahasia yang terkubur dan terselimut rapi dalam sebuah kabut semu yang dinamakan ‘Teman’. Jadilah seluruh inti cerita ini berada di sekitar Ryoko dan 5 teman-temanya yang lain dengan banyak kilas balik yang penting untuk mencari tahu mengapa Azu hilang.

she 2

Apakah Azu menjadi korban dari sindikat penculikan? Apakah sesuatu yang buruk terjadi padanya? Apakah dia masih hidup? Apakah dia kabur dari rumah? Apa yang sebenarnya terjadi padanya?

Segala pertanyaan penuh ketidakpastian terbukti semakin mengembangkan rasa penasaran. Naskah dari Naoko Adachi berfokus pada eksplorasi rasa penasaran yang menggelayuti seorang Ryoko Nishizawa.

Bagi Ryoko, rasa penasaranlah yang membuatnya memiliki keberanian untuk merekam segala ucapan dan gerak-gerik dari teman-teman yang dia anggap memiliki hubungan dengan Azu, mengajukan pertanyaan-pertanyaan sulit nan kontroversial, semua dilakukan demi memuaskan hasratnya sebagai seorang jurnalis.

Mungkin pada poin ini mayoritas penonton bakal merasa sudah tahu kebenaran dibalik sikap Ryoko. Tapi seiring berjalannya waktu, fakta-fakta kembali dipertanyakan. Penonton dibuat menduga-duga apakah Ryoko memang murni ingin berbuat baik atau memang telah merencanakan sesuatu?

Seiring turut dibukanya kenyataan mencengangkan mengenai masa lalu karakternya, makin banyak kebenaran dipertanyakan. Hingga akhir, film ini tetap menjaga ambiguitas tersebut melayang di benak penonton, juga tokoh dalam filmnya. Itulah kenapa She pantas menjadi contoh bagaimana ketegangan dalam psychological thriller seharusnya dieksekusi. Disaat bersamaan emosi kita ikut dibuat naik-turun oleh gesekan antar karakter.

Bicara soal Mayu Matsuoka, drama ini merupakan ajang penampilan perdananya sebagai leading actress, dimana pada film sebelumnya tampil agak mengecewakan dalam Strayers Chronicle, namun dibalas dengan tampil habis-habisan sebagai koki jenius yang bahkan menenggelamkan nama Yoko Maki sebagai lead actress dalam Mondai no Aru Restaurant.

Disini dia menjalani peran sebagai seorang wartawan bonafide yang menjadi ujung tombak penyelidikan untuk menemukan kebenaran. Bermodal wajah cantik, sorot mata yang tajam, minim senyuman, lebih banyak menuliskan apa yang ia rasakan menggunakan media sosial twitter dengan akun @R_april_15, menjadikan Mayu Matsuoka sebagai sosok yang abu-abu.Manis namun mencurigakan. Yeah, kita bahkan tidak bisa mempercayai sekalipun dia seorang leading actress.

Supporting cast-nya pun tidak kalah ciamik. Aoi Morikawa yang memiliki sedikit dialog pada episode 1, namun masih sudah berhasil membuat penonton penasaran mengenai karakternya. Apakah dia terlibat dalam hilangnya Azu?

Ayami Nakajo sebagai Azu, memiliki peranan kunci dalam drama ini. Sebisa mungkin dia memerankan seseorang yang ‘hilang’ namun keberadaannya seolah hadir namun tertutup oleh bayangan kecemburuan, cinta segitiga, dusta dan aspek lainnya.

Empat pemain lainnya, Seika Taketomi, Ryo Narita, Shimizu Kurumi dan Jin Shirasu secara keseluruhan bermain bagus, namun kenyataanya fakta yang didapat dari masing-masing pihak seakan tidak semerta-merta memberikan kejutan, merubah persepsi atau bahkan menghadirkan twist.

Secara keseluruhan, She adalah perpaduan sempurna antara drama gaya dokumenter yang mengeksplorasi karakter yang diangkat secara kuat dengan thriller yang mendebarkan. Penuh rahasia tentang berbagai macam rahasia. Sebuah tamparan keras penuh ketegangan dan kenyataan yang juga mengaduk-aduk emosi.

Poin Positif:

  • Sinematografi yang bagus, perpindahan kamera yang tidak membingungkan.
  • Chemistry antar pemain juga terbangun rapi karena beberapa sudah saling kenal, Aoi dan Ami sebelumnya pernah main bareng di Fatal Frame, Kurumi dan Mayu ketemu lagi setelah The Kirishima Thing, Ryo dan Jin jadi teman lagi setelah Gakkou no Kaidan.
  • Inti cerita yang brilian, segalanya termasuk konflik, twist, ketegangan plot yang dibangun, semua sempurna.
  • [alexandros] selaku pengisi soundtrack, membuat tiap adegan terkesan ‘tidak mati’ karena pemilihan lagunya yang ciamik.

Poin Negatif:

  • Terlalu pendek dan terlalu ringkas untuk ukuran sebuah drama, hanya 21 menit x 5 episode.
  • Konklusi cerita yang kuat tidak diimbangi dengan ending yang pas, agak anti-klimaks.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.