Seorang Wanita Jepang Melahirkan Bayi dari Proses Pembekuan Sel Telur




Proses pembekuan sel telur di sebuah klinik di Osaka

Kabar mengejutkan datang dari Osaka, dimana seorang wanita berusia 44 tahun melahirkan bayi perempuan melalui proses sel telur. Ini menjadi kasus pertama di Jepang dimana seorang wanita sehat memilih mengawetkan atau membubuhkan sel telurnya agar bisa hamil.

Pembekuan sel telur biasa dilakukan oleh penderita kanker. Tujuannya untuk menghindari risiko infertilitas saat melakukan terapi radiasi kanker.

Wanita Jepang tersebut diketahui berprofesi sebagai perawat di Osaka dan telah membekukan sel telurnya sebelum menikah. Ia mencairkan telurnya pada 2014 dan hamil melalui proses vitro fertilization (IVF) dengan menggunakan sperma suaminya.

Oak Clinic Sumiyoshi, tempatnya melahirkan, memulai praktik pembekuan sel telur sejak 2010 lalu. Klinik ini telah mengawetkan sekitar 230 sel telur pada akhir tahun lalu.

“Wanita itu kemudian menjadi wanita pertama yang berhasil melahirkan bayi dari 17 wanita yang mengikuti program IVF,” ujar dr Miyako Funabiki, dokter dari Oak Clinic dilansir Japantimes, Rabu (3/2).

Pada Februari tahun lalu, seorang ahli dari Japan Society of Obstetrics and Gynecology (JSOG) menyatakan wanita muda dan sehat tidak disarankan melakukan pembekuan sel telur.

Sebab hal itu memiliki risiko kesehatan yang besar dan prosedurnya mengancam proses kehamilan.

Pembekuan sel telur atau bayi tabung adalah proses menumbuhkan oosit tanpa menggunakan induksi ovulasi, tapi dengan menjaganya dalam nitrogen cair. Setelah mencair, telur bisa dibuahi melalui IVF sebelum ditanamkan ke dalam dinding rahim.

Program ini sebelumnya memiliki risiko tinggi dibandingkan dengan program pembekuan sperma. Namun kemajuan teknologi sejak akhir 90-an memungkinkan program ini dipakai di seluruh dunia sebagai bentuk upaya pelestarian kesuburan.

Sumber: Republika

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.