PM Shinzo Abe Pastikan Doujinshi tak Terancam Dengan Adanya TPP




Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe

Perjanjian perdagangan bebas Trans Pacific Partnerships atau TPP yang ditandatangani pada bulan Februari lalu oleh 12 negara (Australia, Brunei, Kanada, Chile, Jepang, Malaysia, Meksiko, New Zealand, Peru, Singapura, Amerika Serikat dan Vietnam), telah lama dikhawatirkan oleh para penggiat anime dan manga di Jepang dapat mematikan Doujinshi atau Fan art di jepang.

Doujinshi adalah istilah untuk karya yang diterbitkan sendiri di Jepang, biasanya berupa Manga, Light Novel, poster, games dan koleksi gambar Fan Art. walau bersifat diterbitkan sendiri, seringkali kaya doujinshi merupakan parodi dari anime atau manga ternama sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan hukum.

Namun selama ini hal tersebut dibiarkan karena perusahaan publisher anime dan manga seringkali membutuhkan kreator Doujinshi yang bertalenta untuk direkrut. Tidak jarang mangaka ternama seperti Ken Akamatsu (Love Hina) Yuuto Tsukuda (Shokugeki no Souma) memulai karir mereka sebagai kreator Doujinshi.

Kasus ini muncul akibat dari klausul dalam Perlindungan Hak Cipta TPP yang dapat membuat seorang pengarang Doujinshi dapat dituntut tanpa sepengetahuan pengarang aslinya. ini terancam akan mematikan doujinshi karena bisa jadi akan banyak pengarang doujinshi yang ditangkap akibat dari tuntutan publisher Anime atau manga aslinya.

Akhirnya para penggemar anime dan manga di Jepang sepertinya dapat bernafas lega. Perdana menteri Jepang Shinzo abe, pada 8 april lalu memberikan keterangan bahwa Doujinshi tidak bersaing dengan karya aslinya dan tidak menganggu keuntungan pengarangh aslinya, sehingga karya ini tidak masuk dalam klausul perlindungan hak cipta TPP.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.