Paket Wisata Halal ke Jepang Mulai Ramai Dilirik




Wisatawan muslim semakin menjamur di Jepang

Biro perjalanan wisata mulai melirik paket wisata halal ke Jepang. Ini tak lepas usaha dari Negara Matahari Terbit yang makin giat memikat wisatawan Muslim.

Direktur Utama PT Alia Indah Wisata Joko Asmoro mengatakan, paket wisata halal pada intinya adalah paket wisata yang memberi kesempatan wisatawan Muslim untuk melaksanakan shalat dan mendapat makanan halal.

Setelah paket wisata halal ke Eropa, Alia Wisata sengaja menyediakan paket ini karena tak lepas dari tren perjalanan wisata ke dua negara itu yang makin besar. ”Dulu kebutuhan dasar wisatawan Muslim belum banyak terpenuhi, sekarang sudah mudah,” kata Joko.

Alia Wisata juga tengah mengupayakan kerja sama dengan satu kapal pesiar dari Jepang ke Hong Kong awalnya belum halal, kini menyediakan aneka fasilitas ramah Muslim.

”Pasanya luar biasa dan bagus. Paket wisata halal ke Eropa saja setiap dua pekan kami lakukan perjalanan dengan peserta 45 orang,” ungkap Joko.

Jadwal paket wisata halal ke Jepang sendiri diusahakan tidak sama dengan musim umrah dan pertimbangan cuaca. Paket ke dua negara Asia Timur ini diselenggarakan antara April hingga Oktober.

General Manager Pemasaran dan Kemitraan PT Alia Indah Wisata Rudianto Prasetyadi mengatakan, setelah 15 tahun beroperasi sebagai penyelenggara haji dan umrah serta sudah mendapat izin dari Kementerian Agaman, paker wisata halal ke Jepang adalah produk baru yang ditawarkan Alia Wisata ke masyarakat.

Melihat kesuksesan paket serupa ke Eropa dan Maroko, Alia Wisata berinovasi dengan membentuk paket wisata ini.

Dalam Buku Putih Pariwisata Jepang, data Organisasi Wisata Nasional Jepang (JNTO) menyebut pada 2013, wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang mencapai 140 ribu orang.

Pada 2013, wisatwan dari enam negara ASEAN (Thailand, Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina dan Vietnam) mencapai 1,15 juta orang dengan pertumbuhan rata-rata tiga persen antara 2003-2013. Di laman resmi JNTO, Jepang juga memiliki panduan wisata halal bagi wisatawan Muslim. Sejumlah bandar di Jepang juga sudah melengkapi diri dengan mushala.

Sementara dalam laporan Global Muslim Travel Index (GMTI) 2015, dari komponen destinasi, ketersediaan makanan, fasilitas ibadah dan fasilitas bersuci menggunakan air, akomodasi yang ramah wisatawan Muslim, Jepang berada di peringkat 37 dan Korea Selatan di peringkat 55 dari 100 negara yang dianalisis Master Card dan Crescent Rating.

Sumber: Republika

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.