Jepang Sabet Dua Gelar di Ajang All England 2016




Pasangan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi berhasil mengakhiri puasa gelar bulutangkis Jepang di All England

Kebangkitan Jepang di dunia bulutangkis dunia terus berlanjut. Jepang berhasil menyabet tiga gelar di ajang All England 2016.

Pertandingan final kejuaraan bulutangkis tertua di dunia itu digelar di Barclaycard Arena, Birmingham hari Minggu (13/3/2016) kemarin.

Pasangan ganda putri Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi memberikan gelar pertama untuk Jepang di malam final usai menundukan pasangan Tiongkok Tang Yuanting/Yu Yang dua set langsung 21-10 21-12.

Misaki/Ayaka mampu tampil dominan dan mendikte lawan mereka di sepanjang pertandingan. Takahashi mampu membuat pertahanan yang tangguh di belakang, sedangkan Matsutomo tampil agresif di depan net.

Tampil hampir tanpa cacat, Misaki/Ayaka menutup perlawanan Yuanting/Yu hanya dalam waktu 49 menit sekaligus memberikan gelar juara pertama bagi Jepang untuk kategori ganda puteri di ajang All England setelah menunggu 38 tahun.

Dari sektor tunggal putri, melengkapi penampilan gemilangnya di All England tahun ini dengan gelar juara usai menudukan pebulutangkis asal Tiongkok Wang Shixian

Nozomi Okuhara yang ditempatkan sebagai unggulan kedelapan, berhasil lolos ke final usai menundukan unggulan pertama sekaligus juara bertahan asal Spanyol Carolina Marin.

Nozomi Okuhara memenangi gelar All England 2016 di hari ulang tahunnya
Nozomi Okuhara memenangi gelar All England 2016 di hari ulang tahunnya

Nozomi mampu tampil lepas di set pertama, dan mendominasi permainan. Pebulutangkis kelahiran Nagano itu juga sabar meladeni permainan agresif sang lawan hingga bisa menutup set pertama 21-11.

Di set kedua, Wang tampil semakin agresif dan membuat Nozomi berada dibawah tekanan. Unggulan ketujuh itu mampu memenangkan set kedua 16-21 dan memaksakan rubber set.

Di game penentuan, Nozomi kembali menemukan ketenangannya untuk melayani relly panjang dari Wang. Lewat pertandingan yang dramatis, ia akhirnya mengunci kemenangan di set ketiga 21-19.

Gelar juara ini memiliki arti spesial untuk Nozomi karena bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-21. Ia juga menjadi pemain tunggal puteri Jepang pertama yang mencatatkan namanya sebagai juara setelah Hiroe Yuki melakukannya 39 tahun silam.

Sayangnya keberhasilan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dan Nozomi Okuhara gagal diikuti oleh ganda putra Jepang Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa yang harus mengakui keunggulan pasangan Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov.

Berhasil memenangkan set pertama 23-21, mereka harus takluk di dua set berikutnya  18-21, 16-21 dan harus rela menjadi runner up.

Meski demikian, Jepang masih menjadi negara peraih gelar terbanyak di All England 2016, serta semakin memberi sinyal jika dunia bulutangkis Jepang kini memang patut untuk diperhitungkan kembali.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.