Ennichisai 2016 Sukses Persatukan Indonesia dan Jepang dengan Cinta




Ennichisai kembali hadir ke Ibukota dengan konsep sebuah festival Jepang besar di sekitaran kawasan Little Tokyo, Blok M. Kawasan tersebut memang terkenal sebagai Little Tokyo karena banyak terdapat restoran Jepang serta sebuah supermarket Jepang.

Tahun ini ratusan ribu pengunjung mendatangi kawasan tersebut untuk menikmati kemeriahan Ennichisai pada 14-15 Mei kemarin.

Setiap tahunnya Ennichisai menjadi ajang berkumpul bagi para pecinta kebudayaan Jepang.

Namun ternyata tak terbatas pada para pencinta kebudayaan Jepang saja karena terlihat begitu banyak pula keluarga yang menghabiskan waktu di Ennichisai untuk mengeksplorasi kekayaan kuliner dan pawai budaya tradisional di sana.

Booth Makanan

Berbagai sajian kuliner khas Jepang tersedia di Ennichisai setiap tahunnya. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 10.000,00.

Makanan khas Jepang yang menjadi daya tarik utama dari Ennichisai adalah Ame Ringo atau apel yang diberikan baluran karamel dan gula sehingga membuatnya seperti apel kaca. Ame Ringo dapat dibeli dengan harga Rp 35.000,00.

Ame Ringo

Tak ketinggalan terdapat pula sejumlah booth yang menjual pernak-pernik khas dan ala Jepang. Cosplayer dapat membeli baju serta perlengkapan untuk cosplay nya di sejumlah booth yang terdapat di Ennichisai.

Selain itu terdapat pula booth yang menjual T-shirt dengan desain berciri khas karakter-karakter kenamaan di Jepang atau tulisan Jepang.

cosplayer

Ennichisai 2016 yang mengusung tema Miracle the Power of Love juga sukses membawa energi positif untuk sekitarnya.

Terlihat selama berlangsungnya acara, Ennichisai menjadi sebuah ajang interaksi antara orang Jepang dan Indonesia walau dengan sedikit keterbatasan bahasa.

Fans klub baseball Hanshin Tigers dari Osaka menunjukkan semangatnya untuk dapat berinteraksi dengan masyarakat lokal untuk bermain bersama di booth mereka.

Kendala bahasa tak menjadi halangan berarti karena masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk dapat berkomunikasi, salah satunya melalui permainan seru yang telah dipersiapkan mereka yakni melempar bola ke target. Jika berhasil maka dapat memenangkan merchandise khas Hanshin Tigers.

booth Hanshin Tigers

Sejumlah artis yang datang dari Jepang pun turut menambah kemeriahan Ennichisai 2016. Dua grup yang sudah sering datang ke Indonesia, Faint Star dan Love Android, pun mengungkapkan antusiasme mereka terhadap negara ini.

“Kami berencana untuk merilis single baru yang didalamnya terdapat sebuah lagu berbahasa Indonesia,” ungkap para member Faint Star.

Sementara itu Love Android mengungkapkan keinginan mereka untuk dapat mengeksplorasi berbagai tempat di Indonesia jika mereka memiliki waktu senggang.

Grup yang baru pertama kali datang ke Indonesia, Musumen, yang berisikan para lelaki ikemen pun cukup menjadi daya tarik dalam Ennichisai kali ini.

Grup tersebut terinspirasi oleh grup Morning Musume sehingga musiknya pun memiliki warna seperti lagu-lagu Momusu.

Tahun ketujuh dari Ennichisai juga mendulang kesuksesan yang besar. Acara ini pun sudah menjadi acara besar tahunan bagi Jakarta Selatan. Ennichisai pun ternyata turut menjadi salah satu rangkaian acara dari ulang tahun Jakarta.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.