Dukungan Psikologis untuk Anak-anak Korban Gempa di Kumamoto




Teman-teman pasti sudah mengetahui tentang gempa bumi yang terjadi di Kumamoto beberapa waktu yang lalu kan?

Selain menimbulkan dampak fisik berupa kerusakan tempat tinggal dan fasilitas publik, bencana gempa bumi tersebut juga menimbulkan dampak psikis pada masyarakat Kumamoto, terutama anak-anak yang menjadi korban.

Anak-anak masih berada pada tahap pertumbuhan yang rentan sehingga guncangan hebat seperti bencana alam gempa bumi seperti ini dapat mempengaruhi kondisi mental mereka.

Kondisi anak-anak yang menjadi korban menjadi perhatian tersendiri sehingga sekolah-sekolah yang ada di perfektur Kumamoto telah mulai menawarkan dukungan psikologis kepada anak-anak yang terguncang oleh bencana gempa bumi disana bulan lalu.

Dukungan psikologis ini berupa video ceramah dari psikolog klinis yang diberikan kepada sekolah dasar dan sekolah menengah di Kumamoto agar dapat digunakan oleh guru mereka sebagai acuan seperti yang kami kutip dari laman Japan Times.

Video ini didistribusikan oleh dewan pendidikan Kumamoto. Adapun isi video yang berdurasi 3 menit tersebut meliputi petunjuk-petunjuk bagaimana para guru seharusnya tidak membuat anak-anak teringat akan kejadian yang mereka alami saat terjadinya gempa bumi.

Selain itu, dewan pendidikan Kumamoto juga berencana melakukan survei untuk memeriksa kondisi fisik dan psikis anak-anak sekolah disana. Survei tersebut berupa kuesioner yang meliputi 17 poin yang akan ditanyakan kepada anak-anak tersebut.

Pertanyaan yang akan ditanyakan berupa apakah mereka merasa sedih atau khawatir ketika sendirian, dan juga meminta merek untuk mendeskripsikan secara bebas permasalahan apapun yang mereka hadapi terkait dengan kesehatan fisik dan psikis mereka.

Hasil dari survei ini akan digunakan oleh sekolah-sekolah untuk mendiskusikan langkah yang tepat untuk perawatan anak-anak bersama dengan para perawat dan psikolog klinis.

Menurut dewan pendidikan Kumamoto, perasaan stres dapat melanda siapa saja, bahkan anak-anak yang secara aktif ikut andil dalam aktivitas relawan sehingga diharapkan bantuan ini akan membantu mengurangi stres mereka.

Kota Mashiki adalah satu kota dengan jumlah korban tewas yang cukup besar akibat gempa bumi di Kumamoto. Di kota tersebut terdapat tujuh sekolah dasar dan sekolah menengah yang akan dibuka pada hari Senin mendatang (09/05/2016).

Sekolah berencana untuk melakukan wawancara kepada para murid dan memprioritaskan dukungan psikologis daripada pengadaan kelas-kelas seperti biasa pada minggu pertama.

Salah seorang warga yang membangun rumahnya di kota Mashiki empat bulan yang lalu, Kenji Yokomizo, menyatakan bahwa anak-anaknya tidak berani untuk masuk ke dalam rumah.

Kekhawatiran akan rumah yang tiba-tiba bisa roboh membuat keluarga Yokomizo memilih untuk tinggal di pusat evakuasi atau di mobil. Yokomizo juga merasa khawatir dengan anak perempuan dan anak laki-lakinya yang berubah sejak gempa bumi terjadi.

“Anak-anak terlihat senang ketika berada di tengah-tengah teman mereka, namun mereka tidak banyak makan,” ungkap Yokomizo.

Kasihan sekali adik-adik ini. Mari doakan semoga mereka bisa melalui segala kesulitan ini dengan baik ya!

 

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.