Yuk, Kenalan Pakai Bahasa Jepang!




Konbanwa! Bagaimana pelajaran dari Saikou Course minggu lalu? Sudah baca belum? Kalau sudah, sudah hafal dengan hiragana dan katakana? Kalau sudah, mari kita mulai belajar pola kalimat bahasa Jepang. Pola kalimat pertama yang akan kami berikan sekarang adalah perkenalan diri dalam bahasa Jepang. Langsung saja, yuk kenalan pakai bahasa Jepang!

  • はじめまして。 → Perkenalkan. Hajimemashite.

 Penjelasan :

Ungkapan ‘Hajimemashite’ biasanya digunakan untuk mengawali perkenalan dalam bahasa Jepang. Ungkapan ‘Hajimemashite’ berasal dari ‘Hajimeru’ yang memiliki arti harafiah ‘mengawali/memulai’.

Saat mengucapkan ‘Hajimemashite’, orang yang mengucapkansambil membungkukkan badan sebagai penghormatan kepada lawan bicara.

  • わたし は「Nama」です。 → Saya ….(Nama)….. Watashi wa (Nama) desu.

 Penjelasan :

‘Watashi’ berarti ‘saya’ dalam bahasa Indonesia. Kemudian partikel wa (ditulis dengan huruf hiragana ‘ha’) berfungsi seperti ‘am’ dalam ‘I am’ pada bahasa Inggris. Kemudian ‘~desu’ disebut dengan kopula yang digunakan jika di depan ‘~desu’ merupakan kata sifat atau kata benda.

Karena nama termasuk dalam kata benda jadi wajib diikuti dengan kopula ‘~desu’.  Dalam pelafalan pola kalimat di atas ‘~desu’ tidak dibaca ‘de-su’, melainkan dibaca ‘des’. Pada penulisan nama, jika nama merupakan nama asli Jepang ditulis menggunakan huruf hiragana atau kanji, jika nama asing ditulis dengan katakana, ya!

Contoh : わたし アウリア です。

Watashi wa Auria desu.

Saya Aulia. (Orang Jepang tidak bisa melafalkan huruf L jadi diganti R)

  • Kota/Negara Asal」から きました。 → (Saya) berasal dari ….(Kota/Negara Asal)…(Kota/Negara Asal) kara kimashita.

 Penjelasan :

Pola kalimat di atas digunakan untuk menyebutkan asal diri sendiri. Partikel ‘kara’ berarti ‘dari’, kemudian kata kerja ‘kimashita’ berasal dari kata dasar ‘kuru’ yang mempunyai arti harafiah ‘datang’.

Ada tiga nama negara yang penulisannya bisa menggunakan huruf hiragana atau kanji, antara lain : Nihon (Jepang), Kankoku (Korea) dan Chuugoku (Cina). Selain tiga negara tersebut, ditulisnya menggunakan huruf katakana, ya!

Contoh : インドネシア から きました。

Indonesia kara kimashita.
(Saya) berasal dari Indonesia.

  • よろしくおねがいします。 → Saya mohon bimbingannya. Yoroshiku onegashimasu.

 Penjelasan :

Ungkapan ‘yoroshiku onegaishimasu’ dilafalkan dengan ‘yoroshiku onegaishimas’. Ungkapan ini digunakan untuk mengakhiri perkenalan diri.

Ungkapan ini diucapkan karena ketika kita kenal dengan seseorang, kemungkinan besar di lain hari kita membutuhkan bantuan atau akan merepotkan orang tersebut.

  • おなまえはなんですか。 → Nama anda siapa? Onamae wa nan desu ka.

Penjelasan :

Pola kalimat di atas digunakan untuk menanyakan nama orang lain. Pelafalan pola kalimat tersebut adalah ‘Onamae wa nan des ka’. Partikel ‘ka’ pada akhir kalimat berfungsi untuk bertanya.

Setiap pertanyaan dalam bahasa Jepang yang menggunakan akhiran partikel ‘ka’ tidak perlu lagi menggunakan tanda baca-tanda tanya, karena orang lain dianggap sudah paham jika kita sedang bertanya.

Secara harafiah, ‘onamae’ berarti ‘nama’ (ada imbuhan ‘o~’ di depan ‘namae’ sebagai bentuk sopan atau hormat), kemudian ‘nan’ berarti ‘apa’.

Nah itulah macam-macam pola kalimat ketika sedang berkenalan. Bagaimana? Paham , kan? Jangan lupa di-share ke teman-teman kalian agar bisa belajar sama-sama, ya!

Agar lebih intens belajarnya, yuk, kursus online bersama Saikou Course, kursus praktis dengan tutor yang berpengalaman dan dengan harga terjangkau, lho! Silakan kunjungi beberapa akun media sosial Saikou Course di bawah ini. Sampai jumpa minggu depan!

Kontak :                                 

Web                            : saikoucourse.wordpress.com
WA/ Text                   : 0819-049-029-05
Email                          : saikou.course@gmail.com
Line                            : @sde9538p (Pakai tanda @)
Fanpage Facebook    : Saikou Course
Instagram                   : saikou.course

 

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2216 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.