Tradisi Mengirimkan Nengajo Masih Tetap Terjaga di Jepang




Di zaman modern, orang Jepang masih menjaga tradisi mengirim kartu pos mengucapkan selamat tahun baru kepada kolega mereka

Setiap tahunnya, satu rumah di Jepang bisa menerima sekitar 50 hingga 100 Nengajo atau kartu ucapan tahun baru yang diantarkan oleh kantor pos tepat pada tanggal 1 Januari. Kartu ini biasanya bergambarkan hewan dari tahun yang sedang terjadi.

Tradisi mengirimkan kartu ucapan tahun baru diyakini sudah ada sejak abad ke-8 di Jepang. Terus berkembang dan menjadi bisnis besar untuk kantor pos karena tidak semua orang Jepang bisa mengunjungi sanak saudara dan para sahabat tepat pada hari pertama pergantian tahun.

Nengajo di tahun 2016 dengan gambar monyet

Kantor pos Jepang sebagai produsen utama Nengajo memang menjadi pihak yang paling diuntungkan dengan tradisi ini. Di tahun 2003, mereka berhasil menjual kartu ini sebanyak 4,4 miliar yang menjadi rekor terbanyak dalam sejarah penjualan Nengajō.

Dari data yang dibuat oleh situs Nippon.com, jumlah penjualan memang semakin menurun setelah itu. Hal ini dapat dimaklumi karena perkembangan zaman yang semakin modern.

Untuk tahun 2015, ada 3,3 miliar Nengajō yang terjual. Angka yang masih terbilang fantastis dengan peran sms, chat, dan email sudah semakin besar di masyarakat sekarang. Meski menjadi barang buruan, pihak kantor pos memang melakukan langkah yang tepat sehingga membuat tradisi ini semakin berkembang di Jepang. Sejak awal Desember, mulai banyak peduduk Jepang yang mengirim Nengajō mereka ke kantor pos, namun akan ditahan hingga tanggal 31 Desember.

Kantor pos akan mengantarkan Nengajo tepat pada tanggal 1 Januari

Kantor pos akan memastikan kartu tersebut sampai ke alamat tujuan tepat pada tanggal 1 Januari. Para armada dari kantor pos dikerahkan semaksimal mungkin agar tidak terjadi keterlambatan. Taktik ini sangat jitu, sehingga para penerima Nengajō akan memulai hari mereka di tanggal 1 Januari dengan membaca ucapan selamat tahun baru dari keluarga dan sahabat mereka.

Nengajō juga memiliki nomor undian yang ada di bagian bawah. Nomor-nomor ini nantinya akan diundi dan bagi pemegang nomor yang beruntung akan mendapatkan hadiah sebesar 10,000 yen (untuk tahun 2015) dan produk lainnya seperti perangko edisi terbatas.

Tradisi ini mirip dengan tradisi di Indonesia saat perayaan Idul Fitri, dimana kita akan mengirimkan permintaan maaf kepada saudara kita yang tidak bisa ditemui di Hari Raya, sebelum sms mengambil alih peran ini. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, tradisi-tradisi seperti ini memang sudah selayaknya dijaga agar tidak hilang di generasi berikutnya.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.