Tips Mencari Makanan Halal di Jepang




Salah satu kebab halal di Shibuya

Manusia tidak akan pernah lepas dari yang namanya makanan, bahkan kebanyakan dari kita sangat menyukai makan entah itu makan warung di pinggiran jalan ataupun di restoran mahal.

Bagi para umat Muslim, memakan makanan yang halal adalah hal yang sangat wajib karena sesuai dengan aturan agama.

Tentunya, sangat mudah mencari makanan halal di Indonesia karena mayoritas penduduk disini beragama Islam. Lalu, bagaimana dengan di luar negeri yang kaum Muslimnya merupakan kelompok minoritas?

Mencari makanan yang halal tentu akan lebih sulit ketimbang mencari makanan halal di negeri sendiri, contohnya saja di Jepang yang penduduk beragama Islamnya masih sedikit.

Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, saat ini semakin banyak wisatawan Muslim yang datang ke Jepang. Oleh karena itu, Jepang harus menyiapkan sarana bagi para umat Muslim yang datang untuk mempermudah mencari makanan halal.

Baca Juga
Naritaya: Menikmati Ramen Halal di Sudut Asakusa
Sapporo Kini Memiliki Restoran Soba Halal
Jepang Produksi Bento Halal Untuk Menemani Perjalan Wisatawan Muslim
7 Makanan Jepang Yang Sudah Bersetifikat Halal

Berikut ini adalah tips mencari makanan halal jika kalian berada di Jepang yang kami lansir dari Japan Info:

1. Mencari Makanan Berlabel Halal

Label halal tentu merupakan hal terpenting jika kita ingin mencari makanan halal, dan beberapa contoh toko yang memiliki produk makanan halal di Jepang adalah :

a. Toko-Indonesia (terletak di stasiun Shin-Okubo, Tokyo)
b. Ninomiya Japan
c. Halal Bakery Liaison (Terletak di Minato-ku, Tokyo)
d. Halal corner (terletak di LAOX-Akihabara)
e. Gyomu Super
f. Imported Goods Stores seperti Kaldi, Mitsukoshi dan lainnya (terletak di Tokyo)

Dari beberapa contoh di atas, tidak semuanya menjual makanan halal saja. Jadi kalian tetap harus berhati-hati ketika ingin membeli bahan makanan di toko-toko tersebut.

Halal-food-logo

2. Pelajari cara membaca bahan makanan

Meskipun banyak makanan yang tidak memiliki label halal, namun bukan berarti kita tidak boleh memakan makanan tersebut. Yang terpenting adalah cermati bahan baku yang membuat makanan-makanan tersebut, dan beberapa contoh bahan baku yang harus kalian perhatikan sebelum membelinya yaitu :

a. Emulsifier (乳化剤 – Nyuukazai)
Ini merupakan bahan yang biasa ditemukan pada makanan dan minuman, meskipun begitu tidak semua emulsifier haram. Beberapa emulsifier ada yang terbuat dari tumbuhan dan kacang kedelai yang aman untuk di konsumsi.

b. Shortening (ショートニング – Shoutoningu)
Shortening alias lemak/minyak biasa di temui pada makanan ringan seperti roti atau biskuit. Shortening ada yang terbuat dari hewan maupun tumbuhan, untuk amannya carilah roti atau biskuit yang bahan dasarnya terdapat shortening dari tumbuhan.

c. Gelatin (ゼラチン – Zerachin), Lard (ラード – Raado), Minyak Babi (豚油 – Ton’yu), dan Minyak Hewan (動物油 – Doubutsu Abura)
Gelatin biasa ditemukan pada jelly, terkadang pada permen karet, roti dan juga makanan penutup seperti es krim. Lard biasa ditemukan di produk makanan yang di bungkus.

Minyak babi sangat jarang di tulis karena kebanyakan makanan disana menggunakan minyak babi, tapi jika kalian menemukan bahan makanan yang bertuliskan minyak sayur (植物油 – Shokubutsu Abura) maka makanan tersebut bisa kalian konsumsi.

d. Butter (バター) dan Baking Powder (べキングパウダー)
Meskipun mentega terbuat dari susu, yang mana halal saja untuk di makan, tetapi tetap harus berhati-hati dengan kedua bahan ini. Bahan pembuatnya mungkin di campur dari produk hewan lain.

e. Alcohol (アルコール)
Alcohol merupakan bahan yang biasa di pakai untuk minuman, saus dan pelengkap.

f. Sake dan Mirin (酒、みりん)
Banyak makanan Jepang terbuat dari 2 minuman beralkohol ini. Mereka biasa di gunakan pada proses membuat makanan, tetapi karena di masak maka kandungan alkoholnya akan menguap pada suhu panas. Jika kalian ingin extra hati-hati, maka hindari makanan yang bahan pembuatnya terdapat Sake atau Mirin.

f. Produk yang Berasal dari Hewan (Daging Babi, Daging Sapi, Daging Ayam)
Seperti yang kita ketahui, produk dari babi ini haram, sekalipun itu berbentuk bumbu kaldu (だし – Dashi) atau (コンソメ – Konsome). Kalian harus mengingat beberapa kanji, seperti kanji daging babi (豚肉 – Buta Niku), daging sapi (牛肉 – Gyuu Niku) dan daging ayam (鶏肉 – Tori Niku) agar kalian tidak salah membeli makanan.

Sementara itu mayoritas produk makanan laut halal, tapi tetap harus berhati-hati karena terkadang Sake atau Mirin suka ditambahkan ketika memasaknya.

Biasanya tanpa adanya label bahan baku, beberapa produk makanan di lapisi oleh minyak babi ataupun lard. Tapi jangan takut, selama kalian berhati-hati dan rajin membaca bahan baku yang ada pada makanan yang akan kalian beli, kalian bisa menghindari memakan makanan yang haram bagi umat Muslim.

Halal-food-LAOX

3. Lihat review tentang makanan halal

Jika kalian sulit untuk mengingat kanji atau katakana dari bahan baku makanan yang sudah disebutkan, kalian memiliki alternatif lain untuk mengecek apakah makanan yang akan kalian beli halal atau tidak.

Caranya yaitu dengan melihat review orang-orang di sosial media yang kebetulan membahas tentang makanan halal yang ada di Jepang. Contoh page di Facebook yang memberikan review tentang makanan halal di Jepang antara lain : Halal Japan, Halal Foods in Japan, Halal in Japan dan HALAL JAPAN MEDIA.

Jika kalian ingin mengetahui apakah makanan yang kalian temukan halal atau tidak, kalian pun bisa mengirimkan pesan kepada beberapa page Facebook tersebut untuk lebih meyakinkan kalian.

Informasi yang kalian temukan juga sangat berguna bagi umat Muslim lainnya yang kebetulan berada di Jepang, jadi saling membantu untuk berbagi informasi akan sangat baik.

Halal food product sign icon. Natural food.

4. Telfon atau E-mail Costumer Service Center

Mungkin ini menjadi opsi lainnya bagi kalian untuk mengetahui bahan makanan yang digunakan pada suatu restoran atau toko kue dan tentunya kemampuan bahasa Jepang kalian mumpuni.

Jika kalian sudah melakukan 3 tips sebelumnya dan masih ragu dengan makanan yang ingin kalian makan, jangan takut untuk menghubungi pihak costumer service center restoran atau toko kuenya, karena mereka akan menjawab semua pertanyaan kalian secara benar dan jujur.

Semoga beberapa tips ini bisa membantu kalian yang memeluk agama Islam untuk mencari makanan yang halal ketika pergi ke Jepang, selamat mencoba!




  • Natania Natania

    iya kudu ati2 juga nyari makanan jepang yang halal. tapi klo yang di deket rumah (mangkok ramen) pastinya halal xixixi