Taman Tulip Kamiyubetsu, ‘Belanda Kecil’ di Hokkaido




Mengunjungi Taman Kamiyubetsu akan membuat kita merasa seperti sedang berada di Belanda

Bunga tulip awalnya dibudidayakan pada masa Kekaisaran Ottoman (Turki), dan kemudian masuk ke Belanda pada abad ke-16. Setelah Carolus Clusius menulis buku besar bertemakan bunga tulip pada tahun 1592, bunga tulip menjadi sangat popular, sehingga menyebabkan kebun bunganya diserang dan bibit-bibit bunga tulip miliknya dicuri secara teratur.

Baca Juga
Menikmati Keindahan Kota Pelabuhan Terindah di Jepang, Hakodate!
Menikmati Pesona Kebun Lavender di Furano
Hamparan Keindahan Bunga Matahari di Timur Hokkaido
Berkenalan dengan Shinkansen Hokkaido, si Hijau Ungu yang Menawan

Seiring dengan berkembangnya zaman keemasan Belanda, begitu pula bunga yang bulat dan berwarna warni ini. Bunga tulip menjadi obyek lukisan dan festival yang digemari. Sejak saat itu, Belanda juga dikenal sebagai Negeri Bunga Tulip.

Menyisir ke wilayah paling utara di Jepang, Hokkaido, karena memiliki iklim lebih dingin, lebih dikenal karena wisata salju yang mengangumkan. Tak heran jika para pelancong akan berbondong-bondong mendatangi Hokkaido saat musim dingin.

Memasuki musim semi, Hokkaido sedikit terlupakan, namun bukan berarti wilayah ini tak punya sesuatu yang dibanggakan dan bisa menjadi magnet untuk menarik wisatawan berkunjung. Salah satunya adalah Taman Tulip Kamiyubetsu.

Taman ini terletak terletak hanya 1,5 jam perjalanan dari Bandara Memanbetsu di daerah Okhotsk. Tidak banyak wiatawan asing yang familiar dengan objek wisata ini. Saat musim semi tiba, wisatawan akan melihat pemandangan yang indah dari lebih dari satu juta tulip berwarna-warni dari berbagai jenis yang akan membuat kagum.

Setiap tahunnya saat musim semi diadakan festival tulip yang digelar selama satu bulan dari awal Mei hingga awal Juni. Taman bunga dengan luas total 70.000 meter persegi ini, memiliki 1,2 juta tulip dari 120 varietas, beberapa diantaranya dinamai karakter dongeng seperti Kintaro, Momotaro dan Snow White, serta spesies langka yang diimpor langsung dari Belanda.

Bunga-bunga tulip yang indah ditambah dengan kincir angin dan bangunan model Belanda memberikan suasana indah seperti di Belanda. Tulip yang ditanam sangat berwarna-warni, dan semua orang akan begitu bersemangat untuk melihatnya.

Ada toko suvenir, restoran, toilet, juga taman untuk anjing peliharaan. Para wisatawan dapat melakukan perjalanan di taman yang luas ini dengan bus listrik.

Bagi yang ingin mengunjungi taman tulip yang indah ini, cara terbaik untuk sampai ke sana dari Asahikawa adalah dengan mobil sewaan, yang memberikan kebebasan untuk jadwal waktu sendiri, dan kamu juga bisa menikmati keindahan pemandangan musim semi yang spektakuler di sepanjang jalan.

Musim semi di Jepang memang identik dengan bunga sakura dengan segala perayaannya, namun nyatanya masih banyak festival bunga lainnya yang mempesona. Jika kalian memiliki rencana untuk menghabiskan liburan musim semi, tak perlu jauh ke Belanda untuk melihat bunga tulip, datanglah ke Hokkaido!

Sumber: holland.com, japan national tourism organization, kyuhoshi.com

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1809 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.