Takeda Castle, Puri yang Mengambang di Atas Awan




Puri Takeda yang seperti mengambang diatas awan

Castle atau puri adalah salah satu peninggalan sejarah Jepang yang hingga kini masih dijaga keindahannya dan terus dilestarikan. Banyak dari puri di Jepang yang berperan penting dalam sejarah Jepang di jaman peperangan. Puri kerap dibangun untuk menjadi benteng pertahanan dari serangan musuh.

Dari sekian banyak puri di Jepang, ada 100 yang diresmikan oleh pemerintah sebagai puri terindah di Jepang. Salah satu diantaranya bahkan sangat luar biasa karena mengambang diatas awan. Bangunan yang tampak seperti benteng mengambang di awan ini adalah Puri Takeda yang terletak di distrik Wadayamacho, Asago, Prefektur Hyogo. Meski kini hanya tinggal puing-puing, tapi pesonanya nggak pernah memudar.

Baca Juga
Tips Menginap di Bandara Kansai, Osaka
Kobe, Kota Terindah di Wilayah Kansai
Menjelajah Nara, Ibukota Pertama Jepang
Kastil Himeji; Kastil Paling Indah dan Paling Populer di Jepang

Menurut data di Hyogo Tourism, puri Takeda dibangun pada tahun 1443 atas perintah seorang daimyo dari klan Yamana. Area sekitarnya dikelilingi tembok batu yang didirikan pada abad 16. Sempat terbengkalai dan mengalami kerusakan, pemerintah kota Asago akhirnya mengenakan biayamasuk sebesar 300 yen untuk biaya pemeliharaan Puri Takeda.

takeda2

Terletak di 353 meter di atas permukaan laut, Puri Takeda juga dikenal sebagai Machi Picchu-nya Jepang karena bangunannya yang mengambang diatas awan menyerupai kota kuno Machu Picchu di Peru. Berkunjunglah pada bulan September hingga November, itu adalah saat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit di pagi hari.

Kabut tebal yang menyelimuti reruntuhan puri seperti gumpalan awan itu terjadi karena perbedaan temperatur udara antara malam dan pagi di sana. Situs ini semakin terkenal seteklah dijadikan latar dalam film Anata e (Dearest) yang rilis tahun 2012.

takeda-castle

Untuk menyambangi puri Takeda bisa menggunakan kereta menuju Asago, dan kemudian turun di Stasiun Takeda Station (Bantan Line). Setelah itu perjalanan dilanjutkan denganber jalan kaki sekitar 1 jam. Jika membawa cukup uang, bisa menggunakan taksi selama 15 menit. Setelah sampai, dakilah gunung selama 40 menit untuk tiba di komplek reruntuhan ini yang indah ini.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.