Tachigui, Menikmati Restoran Cepat Saji Berdiri di Jepang




Tachiguishi banyak terletak di dalam stasiun kereta

Saat berada di Jepang, salah satu yang paling menarik tentunya merasakan kuliner dari Negeri Sakura. Selama ini mungkin kita sering makan ramen, sushi, soba, gyudon, dll di Indonesia, tapi menyantap makanan tersebut di negara asalnya tentu memberikan kesan yang berbeda.

Salah satu tempat makan yang menarik perhatian ketika saya di Jepang adalah Tachigui. Restoran cepat saji yang tidak menyediakan kursi untuk para pelanggan, mereka diharuskan berdiri ketika menyantap makanan. Bagi kebanyakan orang Indonesia, tentu hal ini masih terasa asing.

Orang Jepang yang sangat sibuk, terkenal sangat menghargai waktu. Tak heran jika restoran ini banyak ditemukan di sekitaran stasiun. Para pekerja yang tidak mempunyai waktu untuk sarapan di tempat tinggal mereka, akan makan di sini yang mungkin hanya menghabiskan waktu sekitar 3-5 menit.

Baca Juga
Mencari Gyudon Terbaik antara Sukiya, Matsuya, dan Yoshinoya!
Makan Murah dan Lezat ala Italia di Famiresu
Yatai, Kios Jajajan Pinggir Jalan Khas Jepang
Menikmati Omurice Dengan Rasa Berbeda di Pomme’s Prost

Pertama kali mencoba makan di Tachigui memang terasa canggung. Saat itu saya hendak pergi ke Kofu bersama teman-teman yang orang Jepang. Karena waktu agak mepet dengan jadwal keberangkatan kereta, kami memutuskan makan di Tachigui yang ada di salah satu stasiun di Kawasaki.

Harganya pun terbilang tidak terlalu mahal untuk standar makan di Jepang. Waktu itu saya memesan soba dengan tempura seharga 750 yen. Harga ini bahkan lebih murah jika kita makan soba di restoran Jepang di Indonesia seperti Shushi tei. Satu keuntungan lain makan di sini adalah mendapatkan air putih secara cuma-cuma. Di Jepang memang banyak tempat makan yang memberikan air putih gratis.

Mesin untuk memesan makanan
Mesin untuk memesan makanan

Untuk makan di sini, kita membeli tiket seharga dengan makanan yang akan kita pesan di mesin yang berada di depan. Agak sulit memang jika tidak bisa atau tidak mengerti Bahasa Jepang. Solusinya adalah andalkan insting saat melihat gambar yang dirasa enak.  Setelah itu, tiket diberikan kepada chief.

Sebelumnya saya sudah pernah membaca perihal Tachigui, namun saat merasakannya memang aneh karena biasanya orang Indonesia setelah makan tidak akan langsung pergi. Kita menganut prinsip “sebentar, makanannya belum turun di perut.”

Soba dengan tempura
Soba dengan tempura

Setelah itu, saya beberapa kali juga makan di Tachigui yang ada di Tokyo karena seringnya terlambat bangun saat janjian dengan teman saya yang memang selalu tepat waktu. Selain vending machine, Tachigui memang sangat membantu jika kita diburu oleh waktu.

Saat berkunjung ke Jepang, diusakan jangan sampai telat bangun karena bisa merusak jadwal perjalanan yang sudah kalian buat. Namun, jika ternyata harus menghadapi situasi diburu waktu, jangan ragu untuk mencoba merasakan sensasi makan berdiri di Tachigui di stasiun yang kalian tuju.

Exif_JPEG_PICTURE

std

std2

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.