Sutradara Film Chihayafuru Ungkap Kesulitan Membuat Film Yang Diangkat Dari Cerita Manga




Norihiro Koizumi bersama Shuhei Nomura

Sejak kesuksesan film Rurouni Kenshin pada tahun 2014, industri film Jepang semakin disemarakan dengan film live-action yang diadaptasi dari cerita manga.

Membuat film adaptasi dari manga memang mendapatkan keuntungan awal dengan sudah banyak orang yang mengetahui film tersebut. Disaat yang bersamaan, terdapat kesulitan untuk tidak melenceng jauh dengan apa yang sudah tergoreskan di dalam manga.

Dalam sesi jumpa pers Japanese Film Festival 2016 hari Kamis (24/11) kemarin, Norihiro Koizumi yang menggarap film Chihayafuru mengungkapkan lebih rinci kesulitan yang dihadapi saat membuat film adaptasi. Chihayafuru sendiri diangkat dari manga karangan Yuki Suetsugu.

Menurutnya, kesulitan utamanya adalah bagaimana menyaring intisari cerita. Bukan perkara mudah menyingkat cerita yang ada di dalam puluhan serial manga ke dalam film dengan durasi beberapa jam saja.

Para sutradara film live-action diharuskan untuk menyingkat cerita tanpa menghilangkan daya tarik cerita yang ada disetiap seri manga. Jika ada yang terlewat ataupun melenceng, sudah pasti akan dihujani kritikan oleh para pecinta cerita tersebut.

Kesulitan lainnya adalah mengaplikasikan gambar yang ada di dalam manga menjadi bergerak di dalam film. Koizumi mengambil contoh adegan bermain karuta di Chihayafuru.

Di dalam manga, gambar kartunya sudah tentu diam. Saat syuting film, ia harus bisa mengambil gambar dari kartu yang bergerak. Ia berpacu dengan waktu agar kartu tersebut bisa tetap terlihat sempurna saat bergerak.

Meski banyak kesulitan yang dihadapi, ia merasa senang karena mendapatkan kesempatan untuk membuat film Chihayafuru karena memadukan unsur olahraga dan budaya Jepang.

Sebelumnya tidak banyak yang tahu jika ada kejuaraan karuta di Jepang sebelum membaca atau menonton Chihayafuru. Di dalam karuta juga terdapat puisi klasik Jepang sehingga budaya tempo dulu Jepang tetap terjaga.

Sebelum menggarap film Chihayafuru, Koizumi juga pernah membuat film yang diadaptasi dari cerita manga yakni The Liar and His Lover. Film yang dibintangi oleh Takeru Satoh itu berhasil mendapatkan respons yang positif sesuai penayangannya.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.