Shuriken Sentai Ninninger: Ninja Sentai Modern yang Anti Mainstream




Bergaya modern, Shuriken Sentai Ninninger tetap asik untuk ditonton

Rotasi tema dalam seri tokusatsu, dalam hal ini super sentai, merupakan hal yang lumrah. Beberapa tema yang sering diulang antara lain dinosaurus, wild beast dan ninja. Tema yang disebut terakhir ini lah yang menjadi tema besar pada installment ke-39 dari serial super sentai, Ninninger.

Mengambil konsep yang sedikit berbeda dari konsep ninja pada umumnya, yaitu muncul dengan meriah dan terang-terangan, Ninninger menjadi salah satu seri super sentai yang memiki karakter unik.

Cerita Ninninger bermula dari disegelnya seorang pemimpin pada zaman feodal yang kejam yang mengorbankan sisi kemanusiaannya agar mendapat kekuatan Yokai, Kibaoni Gengetsu,  444 tahun yang lalu oleh shinobi dari Klan Igasaki.

Pada kesempatan pertama nya untuk bangkit kembali, Kibaoni Gengetsu kembali disegel oleh Yoshitaka Igasaki (Takashi Sasano) yang dikenal sebagai Last Ninja. Cerita kemudian terlempar ke beberapa dekade berikutnya dimana akhirnya segel Kibaoni Gengetsu dapat dilepas oleh seorang Yokai bernama Izayoi Kyuemon.

Sebagai, satu-satunya klan yang dapat menyegel kembali kekuatan iblis KIbaoni Gengetsu, anak dari Yoshitaka Igasaki, Tsumuji Igasaki (Toshihiri Yashiba) mengumpulkan cucu-cucu dari klan Igasaki, yaitu kedua anak kandung Tsumuji, Takaharu – Aka Ninger (Shunsuke Nishikawa) dan Fuka – Shiro Ninger (Yuuka Yano), serta sepupu-sepupu mereka Yakumo – Ao Ninger (Matsumoto Gaku), Matsuo Nagi – Ki Ninger (Kaito Nakamura) dan Kasumi Momochi – Momo Ninger (Kasumi Yamaya).

Kelima shinobi klan Igasaki ini dilengkapi dengan pedang Ichibantou dan Changer berbentuk shuriken, chouzetsu shoubu changer. Ninninger sendiri selain harus menghadapi pasukan Kibaoni yang berusaha untuk membangkitkan Kiaboni Gengetsu ke dalam wujud sempurna nya.

Para pemeran Shuriken Sentai Ninninger
Para pemeran Shuriken Sentai Ninninger

Mereka juga harus berjuang meningkatkan Nintality mereka agar ditunjuk menjadi pewaris dari Last Ninja yang diserahkan “End Shuriken”, sebuah harta turun temurun dari klan Igasaki yang memiliki kekuatan luar biasa. Seiring perkembangan cerita, Ninninger juga mendapat tambahan tenaga baru, yaitu seorang Yokai hunter yang berambisi untuk menjadi murid Last Ninja, Kinji Takigawa – Star Ninger (Hideya Tawada).

Secara plot, tidak ada yg cukup istimewa dari Ninninger. Super sentai bertarung melawan organisasi jahat yang ingin menguasai dunia. Pun dengan beberapa cliché dari seri super sentai seperti kemunculan sentai ke-6 dan mecha ke-2 sebagai tanda upgrade kekuatan dari super sentai tersebut. Tidak ketinggalan juga upgrade form dari tiap anggota Ninninger yang sayangnya tidak bisa digunakan secara bersamaan karena (spoiler alert!) device nya hanya ada satu.

Walau memiliki portofolio yang hampir sama di setiap seri nya, namun biasanya perkembangan karakter dan cerita lah yang pada akhirnya menjadi deciding factor apakah sebuah seri super sentai dapat dikatakan menarik atau tidak. Namun, hal krusial ini lah yang tidak dimiliki oleh Ninninger.

Karakter tiap pemeran utama yang khas tidak dibarengi dengan pengembangan karakter yang mumpuni. Selama 45 episode, pengembangan karakter yang paling terlihat hanya lah Nagi (Ki Ninger) dan Kinji (Star Ninger).

Selebihnya, karakter yang ada perkembangannya stagnan tanpa perubahan berarti, hanya Kasumi (Momo ninger) dan Yakumo( Ao Ninger) yang sempat di explore karakternya dengan pendekatan kepribadian yang berbeda. Bahkan karakter yang seharusnya memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh  (Takaharu dan Fuuka) tidak dikembangkan secara maksimal.

Shuriken Sentai Ninninger ditayangkan mulai dari 22 Februari 2015 hingga 7 Februari 2016
Shuriken Sentai Ninninger ditayangkan mulai dari 22 Februari 2015 hingga 7 Februari 2016

Dalam hal pengembangan ceritanya sendiri, Ninninger sejujurnya sudah memiliki basic yang mumpuni. Kemunculan komandan musuh secara parallel dan plot twist yang cukup menarik, merupakan salah satu “peluru” Ninninger untuk dapat menjadi serial ninja sentai yang berkarakter kuat dan orisinil.

Namun, terlalu banyak nya filler episode (episode yang tidak berhubungan dengan plot utama dalam sebuah serial) dan penempatan nya yang kurang pas membuat emosi penonton seakan-akan dipermainkan. Sebagai contoh, ketika plot cerita semakin seru dengan munculnya twist atau adanya hung-over episode (episode dengan ending menggantung) pada minggu tersebut, episode yang dirilis di minggu depannya adalah episode filler.

Padahal, keterikatan emosi penonton dengan plot cerita baru mulai terbangun, sehingga menyebabkan luapan emosi tersebut tertahan dan hilang dengan sendirinya . Hal ini terulang 2-3 kali sampai-sampai tanpa disadari Ninninger sudah memasuki arc terakhir yang akan dirangkum hanya dalam 4 episode saja (eps 44-47)

Namun begitu, Ninninger juga memiliki beberapa hal positif seperti soundtrack yang diisi dengan instrumen-instrumen  jepang klasik dan gimmick menghitung jumlah kembang api terbanyak di bagian ending. Selain itu, roll call yang cukup orisinal dengan permainan kata dari nama karakter juga menjadi sebuah unsur khas yang dimiliki oleh sentai ini.

Penulis sendiri secara pribadi sangat suka dengan finishing dengan pedang yang dilakukan dengan  berbagai macam kombinasi antara beberapa anggota Ninninger.Selain itu, juga terdapat beberapa tribute episode dengan mendatangkan pemeran orisinal seperti ketika tribute episode untuk Kakuranger & Hurricanger, Jiraiya dan Shurikenger.

Secara garis besar, Ninninger bukan merupakan sebuah serial sentai yang kacangan. Hissatsu yang apik dan tribute episode yang cukup megah menjadi daya tarik dari serial ini. Namun, kekurangannya justru malah terdapat pada hal yang paling dasar, yaitu plot cerita dan pengembangan karakter.

Padahal secara kostum dan desain mecha, Ninninger masih lebih bagus dibanding Tokkyuger namun tidak dalam hal story. Saran kami, tidak ada salahnya untuk menonton Ninninger karena cukup menghibur secara humor dan action.

Setuju dengan pendapat kami? It’s your choice 🙂

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1807 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.