Shinjuku Gyoen, Keindahan Taman Dibalik Padatnya Tokyo




Bunga Sakura yang tengah mekar di Shinjuku Gyoen

Sebagai Ibukota, Tokyo menjadi tempat berjudi untuk orang-orang yang ingin mencari peruntungan agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Banyak penduduk dari wilayah yang lain yang mencoba mengadu nasib dan membuat Tokyo perlahan semakin padat.

Shinjuku adalah jantung dari Ibukota yang seakan tak pernah berhenti berdetak. Kepadatan penduduk wilayah ini mencapai 17,140 penduduk per km² dengan total penduduk sebanyak 312.418 jiwa yang menjadikannya sebagai distrik paling padat dan sibuk di Tokyo.

Baca Juga
Shinjuku, Jantung Sang Ibukota yang Tak Pernah Berhenti Berdetak
Taman dan Patung Perunggu Penguin Telah Diresmkan di Shinjuku
Stasiun Shinjuku Adalah Stasiun Tersibuk di Dunia!
Kosakata Bahasa Jepang yang Harus Diketahui Sebelum Naik Kereta di Jepang

Ditengah hiruk pikuknya Shinjuku, tersimpan sebuah taman indah yang bernama Shinjuku Gyoen yang juga berstatus sebagai Taman Nasional. Ini adalah tempat terbaik untuk melepas lelah dan penat dari kehidupan Tokyo. Hamparan seluas 114 hektar menjadikannya sebagai salah satu taman paling besar di Tokyo.

Pertama kali dibuka untuk umum pada 21 Mei 1949 dengan nama “National Park Shinjuku Imperial Gardens” dan berganti nama menjadi Shujuku Gyoen pada bulan Januari 2001 dibawah pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang.

Paviliun Taiwan di Shinjuku Gyoen
Paviliun Taiwan di Shinjuku Gyoen

Di sini juga terdapat Goryotei atau paviliuin Taiwan yang dibangun oleh komunitas Jepang di Taiwan pada tahun 1927 sebagai tanda atau hadiah pernikahan Kaisar Hirohito.

Taman ini dibagi menjadi tiga bagian: Taman Jepang tradisional, taman khas Prancis, dan panorama khas Inggris. Shinjuku Gyoen beroperasi dari jam 9 pagi hingga setengah 5 sore setiap harinya kecuali hari Senin. Untuk masuk, para pengunjung dikenakan biaya sebesar 200 yen.

Hanami di Shinjuku Gyoen
Hanami di Shinjuku Gyoen

Shinjuku Gyoen memiliki sekitar 20.00 pohon, dimana 1.500 diantaranya adalah pohon sakura yang terdiri dari tiga jenis yang menyajikan warna berbeda, merah muda, putih, dan kuning. Taman ini menjadi salah satu tempat terbaik untuk menikmati keindahan bunga sakura di Tokyo yang mekar dari mulai pertengahan Maret hingga akhir April.

Jika terlewat musim Sakura, cobalah datang saat musim gugur. Daun yang berwarna-warni menyajikan pemandangan yang tak kalah indah dari bunga sakura sekaligus menjadikannya sebagai salah satu tempat paling romantis untuk menghabiskan waktu dengan orang terkasih.

Shinjuku Gyoen bisa menjadi tempat paling romantis saat musim gugur
Shinjuku Gyoen bisa menjadi tempat paling romantis saat musim gugur

Lokasinya yang berada di pusat kota membuat Shinjuku Gyoen mudah dijangkau. Dari Stasiun Shinjuku menuju pintu keluar selatan, kemudian belok ke kiri mengikuti jalan besar, lalu berjalan sekitar 10 menit.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2225 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.