Seruan Boikot Penayangan Doraemon Terjadi di Pakistan dan India




Pemerintah Jepang menjadikan Doraemon sebagai salah satu duta budaya

Rasanya tidak ada yang menyangkal jika Doraemon adalah salah satu anime paling sukses sekaligus paling populer dari Jepang. Karya dari Fujiko F. Fujio ini memiliki basis penggemar yang sangat besar dari berbagai kalangan umur yang ersebar di seluruh dunia.

Namun ternyata ada juga yang menilai anime Doraemon memiliki dampak buruk Sejumlah politikus serta aktivis di India dan Pakistan mengampanyekan larangan penayangan Doraemon di layar televisi. Alasannya, film itu dapat merusak anak-anak.

Melansir The Guardian, kubu sosial konservatif Pakistan telah mendesak otoritas berwenang untuk melarang penayangan Doraemon tampil di layar kaca karena dinilai telah memicu anak-anak bersikap buruk, baik di sekolah maupun di rumah.

Saat musim panas kemarin, salah seorang anggota oposisi dari Partai PTI, Malik Taimur meminta Provinsi Punjab melarang saluran televisi yang menayangkan kartun selama 24 jam.

“Bahasa yang digunakan dalam film kartun itu merusak norma-norma sosial kami,” ujar para politikus dan aktivis Pakistan tersebut.

Tuntutan itu juga menyuarakan keprihatinan bahwa kartun Doraemon yang tayang di Pakistan dialih bahasakan dalam bahasa Hindi bukan Urdu.

“Anak-anak kita tanpa disadari telah mempelajari kata-kata dalam bahasa Hindi. Ini dapat merusak kemurnian bahasa dan mendistorsi keyakinan agama kami,” demikian bunyi tuntutan tersebut.

Menurut mereka juga penggunaan gadget yang ditampilkan di dalam cerita Doraemon mendorong anak-anak bergantung pada orang lain dibanding memecahkan masalah mereka sendiri.

Sementara di India, aksi penolakan penayangan Doraemon disampaikan seorang aktivis sosial India terkemuka, Ashish Chaturvedi.

Menurutnya Doraemon dan Nobita dianggap secara tidak langsung mulai mengajarkan anak untuk melawan orangtua dan menolak melakukan pekerjaan rumah. Ia juga mengklaim sejumlah skandal penyontekan saat ujian di negara bagian Madhya Pradesh pada 2013 terinspirasi oleh film kartun tersebut.

Di Jepang sendiri, ketenaran Doraemon tak pernah surut meski sang kreator telah tutup usia.  Pada tahun 2008, Doraemon diangkat menjadi salah satu duta budaya Jepang. Sedangkan pada tahun 2012, Majalah Time menilai Doraemon sebagai salah satu pahlawan dari Asia.

Sumber: Liputan 6

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.