Sawah Tertua di Jepang Berada di Pulau Kagoshima




Beras bukan berasal dari Jepang, namun telah menjadi makanan pokok sumber karbohidrat masyarakatnya. Selain itu, beras telah menjadi simbol asli budaya dan identitas Jepang. Dan terkenal sebagai beras paling lezat.

Namun banyak yang tidak tahu, jika beras bukan berasal dari Jepang. Namun telah ada sejak 2.500 tahun silam. Beras sendiri berasal dari China, dan telah di domestikasi sejak 8.000 tahun yang lalu, bahkan bisa lebih lama lagi.

Selama beberapa ratus tahun, teknik menanam beras menyebar dari daratan China, hingga akhirnya menyeberang ke daratan  Jepang, meskipun kedatangan pertama kali benih beras masih dalam spekulasi peneliti.

Kazuo Miyamoto berspekulasi jika kedatangan imigran yang berasal dari Semenanjung Korea, abad ke-8 Sebelum Masehi, menjadi awal mula perpindahan pola tanam beras ini. Kemudian mereka mengumpulkan penduduk lokal, untuk mulai menanam beras ini.

Awalnya mereka datang ke Tanegashima, sebuah pulau di Kagoshima, perfektur Kyusu, karena di daerah ini terdapat bukti sekam padi hasil pembakaran ampas beras, yang pertama kali ditemukan tahun 1970 dan yang tertua di Jepang.

“Awalnya masyarakat bertani (kacang-kacangan). Tapi banyak imigran datang dan populasi tumbuh, sehingga pertanian sangat penting. Berburu dan mengumpulkan makanan jadi memudar, dan Jepang menjadi bangsa petani,” ucap Miyamoto yang kami kutip dari Japan Times.

Kini di Kyusu didirikan museum yang sangat khas, seperti kembali ke masa lalu, di mana terdapat rumah tempat petani menyimpan beras, dan hasil pertanian lainnya.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.