Sagan Tosu : Menatap Peluang Naik ke Papan Atas




Sagan Tosu diperkirakan akan menjadi salah satu tim yang membuat kejutan di J.League musim 2016

Jika melihat tahun pembentukkan klub-klub yang berada di J-League divisi 1, mungkin Sagan Tosu inilah yang paling muda dari semuanya. Bahkan, Sagan Tosu sama sekali tidak pernah merasakan pergantian nama maupun berlaga di kompetisi Japan Soccer League, yang merupakan pendahulu J-League.

Profile

Klub Sagan Tosu baru terbentuk pada bulan Februari tahun 1997. Pada hakekatnya, mereka mengambil alih klub Tosu Futures yang satu bulan sebelumnya mengalami kebangkrutan. Nama Sagan Tosu sendiri sebenarnya memiliki dua makna.

Yang pertama, Sagan (砂岩) berarti batuan pasir dalam bahasa Jepang. Dan yang kedua, Sagan Tosu (佐賀ん鳥栖) bisa berarti Tosu dari Saga. Saga merupakan nama prefektur dan Tosu merupakan nama kota dimana Sagan Tosu berasal.

Di tahun yang sama, Sagan Tosu mengikuti kompetisi Japan Football League hingga tahun 1998. Dan pada tahun 1999, Sagan Tosu akhirnya bisa berkompetisi di J-League, tepatnya di J-League divisi 2 dan menjadi 10 tim pertama yang bermain di kasta kedua yang baru bergulir tersebut.

Perjalanan Sagan Tosu di J-League divisi 2 terbilang cukup lama, mereka membutuhkan waktu sekitar 13 tahun untuk dapat promosi ke J-League divisi 1. Menjalani debut dengan status sebagai tim promosi di kasta tertinggi liga sepakbola Jepang pada tahun 2012, banyak yang memprediksikan tim kebanggaan kota Tosu ini akan kembali terdegradasi.

sagan
Setiap musim selalu ada kejutan dihadirkan oleh Sagan Tosu

Namun pada kenyataannya justru mereka mampu mengejutkan di musim debutnya. Sagan Tosu bisa saja bermain di AFC Champions League pada musim 2013 karena pada minggu ke-33 mereka berhasil menduduki peringkat ketiga klasemen sementara.

Sayang, di pertandingan terakhir liga mereka kalah atas Yokohama F. Marinos dan harus rela turun dua peringkat ke peringkat lima karena Urawa Reds yang kala itu menjamu Nagoya Grampus berhasil menang dan merebut peringkat ketiga.

Setelah itu mereka pun berhasil menjaga eksistensi di kasta tertinggi liga sepakbola Jepang pada musim 2013 hingga saat ini meskipun sempat naik turun peringkat pada klasemen akhir semenjak tahun 2012 sampai tahun 2015.

Selain itu, Sagan Tosu pun pernah mencatatkan sejarah bagi diri mereka sendiri. Pada tahun 2013, mereka berhasil menembus babak semi-final Emperor’s Cup pertama kali sepanjang sejarah mereka. Mereka juga berhasil menjadi tim asal Kyushu pertama yang menembus babak semi-final Emperor’s Cup semenjak tahun 1981.

Selama 19 tahun berdiri, Sagan Tosu sama sekali belum pernah mendapatkan gelar juara. Peringkat terbaik di liga yang pernah mereka dapatkan adalah berada di peringkat 2 J-League divisi 2 pada tahun 2011 yang membuat mereka promosi ke divisi pertama.

Peluang musim 2016

Menjelang di mulainya musim 2016, Sagan Tosu gencar diberitakan oleh media Jepang karena mereka ingin mengangkat salah satu pelatih yang sarat pengalaman di Eropa sebagai pelatih baru mereka. Ia adalah Felix Magath, yang pernah membawa VfL Wolfsburg menjuarai Bundesliga Jerman untuk pertama kali sepanjang sejarah pada musim 2008-2009.

Bahkan Felix Magath sendiri sudah sempat berada di Jepang untuk membicarakan kontraknya bersama Sagan Tosu. Namun karena tidak mencapai kesepakatan, akhirnya mereka gagal mendapatkan Felix.

yohei
Yohei Toyoda kembali akan menjadi tumpuan harapan lini depan Sagan Tosu

Meskipun begitu, Sagan Tosu nampaknya akan kembali menatap kesempatan untuk mendongkrak posisi mereka naik ke papan atas karena berhasil mengangkat mantan pelatih FC Tokyo, Massimo Ficcadenti untuk menjadi pelatih baru mereka. Musim lalu, Massimo Ficcadenti sukses membawa FC Tokyo tampil apik dan finish di posisi keempat klasemen akhir.

Bersama pelatih asal Italia ini, Sagan Tosu telah mendatangkan 5 pemain serta melepas 5 pemain untuk memulai musim yang baru. Untuk posisi penyerang, nampaknya Yohei Toyoda masih akan dipercaya untuk menjadi ujung tombak di temani oleh Kei Ikeda.

Lalu di lini tengah sepertinya Massimo akan mempercayakan kepada Ryota Hayasaka, bersama dengan Hiroyuki Taniguchi, Yoshiki Takahashi dan pemain yang baru saja mereka datangkan dari Cerezo Osaka, yaitu Junpei Kusukami.

Sementara itu, tembok pertahanan kemungkinan akan kembali di isi oleh Yutaka Yoshida, Kim Min-hyeok, Ryuhei Niwa dan juga bek yang baru saja mereka beli dari Kashiwa Reysol, Masato Fujita. Serta Akihiro Hayashi masih akan mengisi pos penjaga gawang untuk musim 2016 ini.

Melihat komposisi pemain yang tidak banyak mengalami perubahan, sepertinya Sagan Tosu akan mengalami kesulitan untuk bersaing di papan tengah musim ini. Karena pada musim lalu, selain lini depan yang memiliki kekurangan dalam hal mencetak gol, lini belakang pun menjadi titik lemah dari tim Sagan Tosu

Bahkan, beberapa kali tim kebanggaan kota Tosu ini di bantai dengan skor telak oleh lawan-lawannya. Tetapi, melihat kesuksesan pelatih Massimo Ficcadenti membawa FC Tokyo finish di peringkat keempat musim lalu bisa menjadi pembeda buat Sagan Tosu musim ini.

Selain bersaing untuk papan tengah, ada kemungkinan Sagan Tosu akan kembali bersaing untuk mendapatkan jatah AFC Champions League di papan atas.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About Faiz Fachnaz Saputra 67 Articles
Gamer | IGN: Riyuunyan | Japanese Football Enthusiast | Pokemon Master | Freelance Writer | SAISAI x DIA x UNI.T x BLACKPINK x (G)I-DLE x KHAN x NeonPunch