Restoran Gyudon yang Beroperasi 24 Jam Resmi Buka di Bandara Narita




Restoran gyudon yang beroperasi seharian penuh akhirnya dibuka di Bandara Narita

Sebuah restoran gyudon baru saja resmi dibuka di Bandara Narita pada bulan Juli ini. Namun, ada yang membedakan restoran tersebut dengan outlet lainnya yang ada di bandara. Pasalnya, restoran yang dimiliki oleh Yoshinoya Holdings Co. ini akan beroperasi selama 24 jam.

Ini merupakan pertama kalinya sebuah restoran beroperasi selama seharian penuh di fasilitas umum yang ada di Jepang. Karena mayoritas restoran yang sudah ada biasanya hanya beroperasi mulai jam 7 pagi sampai jam 8 malam waktu setempat.

Baca Juga
Mencari Gyudon Terbaik antara Sukiya, Matsuya, dan Yoshinoya!
Panduan Transportasi dari Bandara Narita Menuju Pusat Kota Tokyo
Wisatawan Membludak, Vending Machine SIM Card Hadir di Narita
Naritaya: Menikmati Ramen Halal di Sudut Asakusa

Sementara bandaranya sendiri baru beroperasi mulai jam 6 pagi sampai jam 11 malam waktu setempat. Tetapi, menurut pihak bandara, setiap harinya ada sekitar 200 orang yang menetap di bandara karena akan naik pesawat pada tengah malam atau subuh.

Hal ini dikarenakan hotel kapsul yang berada dekat dengan bandara sudah penuh. Sehingga sebagian orang harus mencari tempat lain dan salah satunya adalah menginap di bandara. Dan orang-orang yang menetap menanyakan tempat yang menjual makanan hangat ketika tengah malam.

Mungkin itulah alasan mengapa Yoshinoya akhirnya membuka restoran gyudon yang beroperasi selama 24 jam di Terminal 2 lantai 2, Bandara Narita. Lokasinya pun membuat semua orang dapat mendatangi tempat itu.

Baik penumpang pesawat maupun pengunjung yang akan mengantar atau menjemput penumpang tidak akan kelaparan lagi ketika harus berada di bandara saat tengah malah atau pagi buta.

Sumber : japantimes

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.