Rengkuh Piala Liga, Urawa Red Akhiri Puasa Gelar Selama 9 Tahun




Urawa Red Diamonds berhasil meraih gelar juara Piala Liga Jepang 2016

Selama dua tahun terakhir, Gamba Osaka selalu menjadi mimpi buruk bagi Urawa Red Diamonds dalam upaya mereka untuk merebut gelar juara. Mimpi buruk tersebut akhirnya sirna usai tim asal Saitama itu menekuk Gamba di partai final Piala Liga Jepang 2016 atau Levain Cup lewat drama adu penalti hari Sabtu (15/10) kemarin.

Urawa yang melenggang ke partai puncak usai menyingkirkan FC Tokyo dibabak semifinal mendapatkan keuntungan karena sejak Stadion Nasional digusur laga final Piala Liga Jepang selalu dilangsungkan Stadion Saitama 2002 yang juga menjadi kandang mereka. Meski dihitung sebagai tempat netral, suporter dari Urawa jauh mendominasi di dalam stadion.

Bermain dengan dukungan suporter yang lebih banyak ternyata menjadi beban tersendiri untuk Urawa. Meski mendominasi jalannya pertandingan sejak awal, mereka tak mampu menciptakan peluang yang benar-benar mengancam pertahanan Gamba. Sebaliknya, lewat serangan balik, Gamba mampu merepotkan lini belakang Urawa yang dikawal trio Tomoaki Makino, Ryota Moriwaki, dan Wataru Endo.

Selebrasi Ademilson usai mencetak gol ke gawang Urawa Red
Selebrasi Ademilson usai mencetak gol ke gawang Urawa Red

Terbukti, lewat satu serangan balik, Gamba mampu mencuri gol di menit ke-17 lewat aksi individual Ademilson. Kecepatan penyerang asal Brazil ini gagal diimbangi oleh Makino sehingga mampu menceploskan si kulit bundar ke gawang Urawa yang dikawal penjaga gawang nomor satu tim nasional Jepang Shusaku Nishikawa.

Tertinggal satu gol tidak membuat permainan Urawa membaik. Mereka masih kesulitan membongkar pertahanan Gamba. Yosuke Kashiwagi yang diberikan peran sebagai pengatur permainan justru terlihat kesulitan mengalirkan bola dari lini tengah. Gamba bahkan hampir memperlebar skor jika saja tendangan Ademilson tidak bisa dimentahkan oleh Nishikawa. Keungulan satu gol untuk Gamba bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Urawa masih memegang kendali permainan meski tetap gagal menyamakan kedudukan. Melihat lini depan kurang maksimal, pelatih Mihailo Petrović memasukan Tadanari Lee dan mantan penyerang tim nasional Slovenia Zlatan Ljubijankić untuk menambah daya gedor.

Selebrasi Tadanari Lee usia membobol gawang Gamba Osaka
Selebrasi Tadanari Lee usia membobol gawang Gamba Osaka

Tak lama berselang, Lee yang menjadi pahlawan Jepang di Piala Asia 2011 berhasil membobol gawang Masaaki Higashiguchi melalui sundulan kepala. Gol yang membuat seisi Stadion Saitama bergemuruh. Setelah itu Urawa terus memborbadir pertahanan Gamba, namun skor imbang bertahan hingga 90 menit waktu normal selesai dan memaksa terjadinya babak tambahan.

Di 2×15 menit babak tambahan, Lee terhitung dua kali mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol namun sayang tidak ada satupun yang berbuah gol. Skor 1-1 tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit panjang dan pertandingan pun berlanjut ke babak adu penalti.

Aksi Shusaku Nishikawa ketika menahan tendangan penalti Hiroto Goya
Aksi Shusaku Nishikawa ketika menahan tendangan penalti Hiroto Goya

Dalam drama adu penalti, penendang ke-empat Gamba Hiroto Goya gagal melaksanakan tugas setelah tendangannya berhasil dimentahkan oleh Nishikawa. Wataru Endo yang menjadi algojo terakhir dari Urawa sukses menalukkan Higashiguchi sekaligus memastikan kemenangan dramatis Urawa dengan skor 5-4 (1-1).

Gelar piala Liga sendiri membuat raksasa asal Saitama itu mengakhiri puasa gelar selama 9 tahun. Terakhir kali suporter Urawa mellihat tim kesayangannya mengangkat piala terjadi di ajang Liga Champions Asia 2007. Saat itu Urawa diperkuat oleh nama-nama besar seperti Shinji Ono, Keita Suzuki, Makoto Hasebe, Tulio, Washington, Robson Ponte, Keisuke Tsuboi, Nene, dan Hajime Hosogai.

Keberhasilan menjadi juara juga bisa menjadi pembangkit moral Urawa dalam menuntaskan rasa penasaran untuk meraih gelar Liga yang terakhir kali mereka raih satu dekade silam. Dengan skuat yang mereka miliki, Urawa sebenarnya selalu menjadi unggulan teratas dalam perebutan gelar juara namun kerap kali tampil mengecewakan di pertandingan penting. Urawa juga masih berpeluang meraih treble winners karena masih berlaga di ajang Emperor’s Cup.

Foto: gety images

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.