Priyanka Yoshikawa, Miss Japan 2016 Keturunan India Menuai Kontroversi




Priyanka Yoshikawa ketika dinobatkan sebagai Miss Japan 2016

Dipilihnya Priyanka Yoshikawa sebagai Miss Jepang 2016 menimbulkan pro dan kontra. Tak sedikit juga yang mempertanyakan, bahkan memberikan sindiran karena wanita cantik berusia 22 tahun tersebut tidak memiliki darah Jepang yang ‘murni’. Priyanka adalah seorang haifu (warga keturunan) dengan darah India mengalir di dalam tubuhnya.

Kontroversi ini sebenarnya bukan hal baru, setahun sebelumnya, Ariana Miyamoto, wanita Jepang berkulit hitam berhasil memenangkan gelar Miss Universe Jepang 2015. Miyamoto adalah wanita ras campuran Jepang pertama yang memenangkan kontes kecantikan di negara yang sebagian besar merupakan ras homogen. Ia dihujani komentar negatif setelah dinobatkan.

Pengguna media sosial bergantian menyerang akun Twitter Priyanka selepas penobatannya sebagai Miss Japan 2016, Senin (5/9/2016). Banyak dari mereka yang mengkritik pihak organisasi Miss Japan karena kembali memilih wanita bukan keturunan Jepang seutuhnya sebagai pemenang. Melihat kontroversi yang terjadi, dan karena pernah berada disituasi yang serupa, Ariana memberikan dukungan penuh kepada Priyanka.

“Sebelum Ariana, wanita keturunan asing tidak bisa mewakili Jepang. Aku juga sempat berpikiran seperti itu. Tapi Ariana mendorongku untuk menunjukkan bahwa wanita keturunan campuran juga pantas. Kami juga orang Jepang. Memang aku separuh India. Ayahku orang India dan aku bangga akan hal itu. Tapi bukan berarti aku bukan orang Jepang,” ucapnya panjang lebar menanggapi kritikan terhadap dirinya seperti dikutip AFP.

Priyanka kerap mendapat bu
Priyanka kerap mendapat bullying ketika kecil di Jepang

Priyanka lahir di Tokyo dari ayah berdarah India, dan ibu berdarah Jepang. Ia menghabiskan masa kecilnya di tiga negara, Jepang, India, dan Amerika Serikat. Saat kembali ke Jepang, Priyankan mengakui mendapat bullying karena warna kulitnya yang berbeda.

“Aku mengenal banyak orang keturunan asing yang juga menderita. Kami memiliki masalah yang sama dan itu menyakitkan. Ketika aku kembali ke Jepang, semua orang menganggapku seperti kuman. Seolah kalau menyentuhku, mereka menyentuh sesuatu yang kotor,” curhatnya.

Priyanka berusaha mengambil hikmah dari bullying yang didapatnya itu. Menurutnya jika tidak dihina seperti yang dialaminya saat remaja, dia tidak akan menjadi wanita yang kuat sekarang ini.

Asosiasi Miss Japan tidak membiarkan komentar negatif atau pertanyaan yang ingin menjatuhkan dirinya.  Direktur Miss World Japan Office, Tomoko Morikawa, mengatakan kepada CNN bahwa standar kecantikan Jepang berubah. Yoshikawa telah dipilih tahun ini berdasarkan pada kedua penampilan dan kontribusi kepada masyarakat.

“Kami belum menerima komentar kritis pada dirinya selama ini. Dia bilingual dan internasional, dia adalah orang yang benar-benar cocok mewakili Jepang di panggung dunia,” kata Morikawa.

Sumber: Detik, liputan 6

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.