Pola Makan yang Sehat Jadi Kunci Orang Jepang Bertubuh Langsing




Menu makan yang sehat serta pola makan yang teratur membuat tubuh orang Jepang menjadi langsing

Salah satu pertanyaan pertama yang terlintas di kepala saat berkunjung ke Jepang adalah apakah tidak ada orang Jepang yang gemuk? Hampir semua penduduknya bertubuh langsing. Tentu tidak memasukan kategori para pesumo yang memang diharuskan bertubuh besar.

Selain faktor gen, dan juga takdir, tentunya ada faktor penting lain yang membuat berat badan dari orang Jepang bisa terjaga. Itu semua dapat di lihat dari pola makan mereka, saat ini kita akan mengulas tentang pola makan orang Jepang.

Suka sayur

Orang jepang sangat menyukai sayuran, dalam sajian makan mereka pasti ada beberapa macam sayuran , dan itu diterapkan dari mereka kecil sehingga menjadi kebiasaan yang terjaga hingga mereka tumbuh dewasa.

Sayuran menjadi sajian utama mereka misalnya lobak, brokoli, kembang kol, dll, berbeda dengan makanan orang barat, sebagai makanan utama mereka yaitu daging merah, minim sayuran. Orang Jepang menyajikan daging merah hanya sebagai makanan pelengkap dan itupun hanya sekali waktu saja.

Hal ini yang menyebabkan wanita dan pria Jepang bertubuh langsing, mereka lebih banyak mengkonsumsi sayuran, karena sayuran memiliki serat yang tinggi dan dapat membuat kita kenyang lebih lama dan itu membuat kita tidak tergoda untuk ngemil diantara waktu luang di luar jam makan.

Jangan lupakan buah yang segar jika ada keinginan untuk ngemil, lebih baik menyediakan buah daripada menyedikan keripik kentang, kacang goreng dsb nya yang dapat membuat tubuh kita melar. Mulailah bersahabat dengan sayuran dan buah segar jika ingin memiliki tubuh yang sehat dan berat badan tidak terus bertambah.

Kacang Kedelai

Menurut survey, orang Jepang banyak mengkonsumsi kedelai dalam keseharian mereka, misalnya tofu, miso, edame dan kacang kedelai, dan itu sudah menjadi kebiasaan dalam pola makan mereka. Kacang kedelai sebagai sumber protein nabati dan serat yang tinggi dan dapat menggantikan protein daging merah.

Itu semua bagus jika kita memperhatikan proses memasaknya. Di Indonesia pun memiliki makanan yang terbuat dari kedelai yaitu tempe dan tahu, kebanyakan kita mengolah tempe dan tahu menjadi makanan yang digoreng misalnya tempe dan tahu goreng, keripik tempe dan tahu, itu sama saja kita makan ampas nya karena nutrisi dan vitaminnya sudah hilang sewaktu di goreng dan di jadikan keripik.

Lebih baik tempe dan tahu di olah dengan cara di kukus, rebus atau pun panggang, awalnya memang sedikit beda rasanya tapi kalau sudah di biasakan pasti akan bisa menikmatinya. Orang Jepang mengolah bahan makanan mereka dengan sehat, misalnya di rebus, kukus, panggang dan terkadang di makan mentah jarang yang di goreng.

Makan Nasi

Sama dengan kita orang Indonesia, nasi menjadi makanan utama sehari hari, dan orang Jepang lebih baik makan nasi daripada mereka makan donat, roti, cake , atau makanan yang memiliki kalori tinggi, sehingga orang Jepang bisa makan nasi empat kali sehari.

Nasi orang Jepang alami tidak memakai bumbu, minyak ataupun mentega, berbeda dengan nasi orang India yang memakai bumbu, minyak dan mentega. Karbohidrat tidak perlu di takuti dan di jauhi, justru tubuh kita membutuhkan karbohidrat, yang perlu di perhatikan proses pembuatannya.

Misalnya kita membuat nasi goreng dan menyantapnya hampir tiap hari itu kan membuat tubuh kita tidak sehat karena banyak mengandung lemak, minyak yang jahat. Lebih baik kita makan nasi merah ataupun roti gandum.

Mengunyah dengan lambat

Mengunyah makanan dengan lambat dapat membuat berat badan kita stabil. Awalnya saya tidak tahu dan memiliki kebiasaan mengunyah dengan cepat dan dalam waktu tidak ada lima menit nasi satu porsi di piring sudah habis dan itu belum dapat memuaskan mulut dan perut, sehingga pasti tambah satu porsi lagi baru kenyang.

Ternyata hal itu tidak baik bagi kesehatan dan berat badan pasti akan naik terus. Kita bisa meniru kebiasaan orang Jepang mengunyah makanan, mereka mengunyah dengan lambat dan bisa sampai 30 kali kunyah bahkan lebih baru di telan.

Setelah di perhatikan dengan seksama orang Jepang makan nasi pakai sumpit, ambil nasi pakai sumpit sangat sulit dan nasi yang di dapat di sumpit pun lebih sedikit daripada kalau kita makan pakai sendok ataupun tangan. Kita bisa mencobanya sendiri di rumah makan nasi pakai sumpit, sambil kita melatih kesabaran.

Jangan melupakan sarapan pagi

Terkadang kita merasa sepele dengan sarapan pagi, apalagi kalau sudah telat bangun tidak sempat lagi untuk sarapan sebelum berangkat beraktivitas, dan hal ini akan membuat kita kelaparan sehingga waktu ada makanan kita akan memakannya seperti orang yang sudah lama tidak makan, dan itu membuat usus kita kaget, sehingga menyebabkan tubuh menjadi tidak sehat.

Ataupun kita menyediakan sarapan pagi ala kadarnya dengan hanya minum teh dan sepotong roti,  sepiring nasi goreng, hanya minum air putih saja.

Berbeda dengan kaum Ibu atau wanita Jepang yang mau bangun pagi pagi untuk menyiapkan sarapan untuk keluarganya karena bagi mereka sarapan itu penting sekali, dan menu sarapan mereka lengkap ada nasi, sayuran, tofu,  ikan dan teh hijau.  Dengan porsi sarapan yang lengkap membuat perut kenyang dan dapat bertahan sampai jam makan berikutnya.

Minum Teh Hijau

Minuman khas di Negara Jepang yaitu teh hijau, setiap keluarga pasti selalu menyajikan teh hijau dalam keseharian mereka, sama seperti kita di Indonesia pasti ada air putih didalam rumah kita.

Minum teh hijau dan menjadikannya sebagai suatu kebiasaan sangat baik bagi tubuh, karena teh hijau mengandung antioksidan yang tinggi dan diminum tanpa gula, memang rasanyanya sedikit pahit, jika kita minum secara teratur pasti akan menjadi biasa seperti kita minum air putih.

Bila kita merasa pola makan sehat orang Jepang itu baik boleh kita mencobanya dan merubah pola atau kebiasaan makan kita yang tidak baik.

Sumber: Resep menu sehat

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1807 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.