Pokemon GO Turunkan Potensi Bunuh Diri di Jepang




Pokemon GO akhirnya dirilis di Jepang

Saat perilisan perdananya di Jepang bulan Juli silam, demam Pokemon GO menghinggapi Jepang. Penduduk Jepang dari berbagai kalangan memainkannya. Mulai dari anak sekolah, pekerja, hingga para selebritis berlomba untuk menangkap pokemon.

Meski menuai kontroversi, aplikasi permainan buatan Niantic ini dinilai berdampak positif di Jepang, salah satunya adalah penderita Hikikomori dan para Otaku banyak yang berada di luar untuk bermain Pokemon GO. Selain itu, ternyata Pokemon Go juga berhasil menurunkan potensi bunuh diri di Prefektur Fukui.

Pimpinan organisasi yang fokus pada pencegahan bunuh diri, Yukio Shige megatakan suasana di Tojinbo, Fukui berubah drastis pascakehadiran Pokemon Go. Tercatat sejak Juli 2016, area tebing berbatu menjulang tinggi yang menghadap laut Jepang itu ramai dikunjungi pengunjung.

“Daerah di sekitar Tojinbo sangat gelap dan menakutkan setelah pukul 17.00 karena para wisatawan beranjak meninggalkannhya. Tapi karena Pokemon Go, hingga larut malam tempat itu tetap ramai,” kata Shige kepada Japantimes, Jumat (30/9).

Tojinbo terkenal dengan pemandangan indah. Namun terdapat kenyataan mengenaskan nan suram. Dalam satu dekade terakhir, menurut Shige, lebih dari 150 orang mengakhiri hidup di sana.

Mantan polisi berumur 72 tahun itu mengatakan saat ini kasus bunuh diri mengalami penurunan. Menurut dia, itu karena Pokemon Go memancing animo masyarakat untuk fokus bermain.

“Orang-orang pergi ke tempat yang tenang (Tojinbo) sebelum memutuskan bunuh diri. Tapi sekarang tempat tersebut menarik pengunjung untuk bermain Pokemon Go,” ujarnya.

Shige menuturkan sebelum Pokemon Go dirilis, sekitar 80 persen pengunjung Tojinbo datang dari luar propinsi Fukui. Tapi saat ini, kata dia pengunjung lokal konsisten memadati mulai dari pelajar SMA hingga pasangan paruh baya.

Sumber: Republika

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.