PM Shinzo Abe Inginkan Kesetaraan Gaji di Jepang




PM Shinzo Abe inginkan kesetaraan gaji antar semua pegawai di Jepang

Dalam sebuah pidato kebijakan pada Jumat (22/01/2016) lalu, Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan pemerintah akan berupaya untuk memberlakukan sistem gaji yang setara dengan pekerjaan yang dilakukan guna mengurangi kesenjangan antara karyawan tetap dan tidak tetap.

Usulan ini merupakan bagian dari rencana Abe untuk mereformasi tenaga kerja, yang dianggap sebagai tantangan yang paling penting dalam apa yang Abe sebut sebagai “peranan aktif dari semua warga di kemasyarakatan.”

Dalam Tinjauan kali ini Komentator Senior NHK Tadashi Takeda mengulas tentang masalah yang akan dihadapi dalam mengimplementasikan usulan Abe tersebut.

Di Jepang karyawan tetap biasanya mendapatkan gaji dua atau tiga kali lebih besar dari karyawan tidak tetap, meski mereka melakukan pekerjaan yang sama. Kesenjangan gaji ini mengemuka sebagai masalah besar dalam beberapa tahun terakhir.

Sebuah undang-undang untuk mendorong kesetaraan gaji sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan diberlakukan tahun lalu. Akan tetapi, UU itu hanya menyerukan kepada perusahaan untuk memberlakukan kesetaraan gaji bagi karyawan tetap dan tidak tetap.

Dalam kata lain, UU hanya meminta manajemen untuk berhati-hati agar tidak ada kesenjangan yang besar di antara dua kategori karyawan tersebut.

Banyak perusahaan di Jepang yang mempertahankan sistem gaji berdasarkan senioritas, semakin lama mereka bekerja di satu perusahaan maka semakin besar gaji yang diterima.

Di bawah sistem ini, para karyawan tetap secara otomatis mendapatkan kenaikan gaji setiap tahunnya, sementara karyawan tidak tetap jarang mendapatkan kenaikan gaji meski mereka melakukan pekerjaan yang sama. Hal itu membuat pemberlakuan kesetaraan gaji sesuai pekerjaan yang dilakukan menjadi sangat sulit diterapkan.

Beberapa orang mengatakan sistem senioritas mungkin perlu direvisi. Tetapi dengan melakukan itu maka bisa menyebabkan penurunan gaji bagi karyawan tetap, sehingga menjadi pilihan yang sulit. Kondisi semacam itu yang menjadi penghambat dalam pemberlakuan kesetaraan gaji sesuai pekerjaan.

Perdana Menteri Abe pernah mendesak serikat buruh dan manajemen untuk mengkaji sistem gaji berdasarkan senioritas dalam sebuah pertemuan yang dihadiri kedua belah pihak, yang justru menimbulkan kontroversi besar.

Kali ini, serikat buruh semakin khawatir bahwa usulan Abe mungkin memiliki agenda tersembunyi, yaitu mengkaji sistem gaji berdasarkan senioritas.

Pemerintah berencana untuk memasukkan langkah-langkah spesifik untuk kesetaraan gaji sesuai pekerjaan dalam rancangan “peranan aktif dari seluruh warga dalam kemasyarakatan,” yang akan diumumkan pada Mei mendatang. Seberapa besar perdebatan atas isu ini akan menjadi pusat perhatian kata Takeda.

Sumber Analisis: NHK

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.