Pernikahan Putri Mako Ditunda Hingga 2020




Badan Urusan Rumah Tangga Kekaisaran pada hari Selasa (06/2) mengumumkan bahwa pernikahan Putri Mako (26) dengan Kei Komura (26) ditunda hingga 2020. Sebelumnya, pernikahan mereka direncanakan akan berlangsung pada 4 November 2018.

Dalam pernyataan resminya, kedua pasangan mengungkapkan keputusan menetapkan tanggal pernikahan sebelumnya terlalu cepat. “Itu karena ketidakmatangan kami dan kami hanya (bisa) menyesalinya.”

“Saya ingin memikirkan pernikahan lebih dalam dan secara konkret dan memberi cukup waktu untuk mempersiapkan pernikahan kita dan setelah menikah,” ujar Putri Mako.

Putri Mako telah memberi tahu kakek dan neneknya, Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko, tentang penundaan tersebut. Baik Kaisar dan Permaisuri diberitakan menghormati keputusannya.

Selain kedua pasangan masih belum siap untuk menikah, jadwal keluarga Kekaisaran yang ketat menyusul Kaisar Akihito akan turun takhta pada tahun 2019 serta penobatan Pangeran Mahkota Naruhito untuk menjadi Kaisar menjadi faktor lain di balik penundaan tersebut.

Putri Mako merupakan anak perempuan tertua dari Pangeran dan Putri Akishino, serta cucu pertama Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko.

Menikahi Kei Komura yang tidak memiliki darah bangsawan akan membuat Putri Mako kehilangan status bangsawannya. Dalam hukum Kerajaan Jepang, Hukum kerajaan Jepang menyebutkan bahwa seorang putri harus melepaskan status bangsawan setelah menikah dengan rakyat awam.

Hal tersebut bukanlah yang pertama. Di tahun 2005, Putri Sayako yang adalah putri satu-satunya dari Kaisar Akihito melepaskan gelar bangsawan saat dipersunting oleh Yoshiki Kuroda.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 1806 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.