Mobil Untuk ‘Orang Kampung’, Penduduk Tokyo Tidak Butuh Mobil




Mobil akan sangat jarang dijumpai di Tokyo dibandingkan dengan di Jakarta

Ketika jumlah mobil di Jakarta terus bertambah setiap harinya, pemandangan sebaliknya justru ada di Tokyo. Meski termasuk sebagai salah satu kota tersibuk di dunia, jalanan di Tokyo justru terasa lenggang dari kendaraan bermotor.

Bagi para penduduk Tokyo, mereka tidak memerlukan mobil. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka menggunakan kereta sebagai alat transportasi. Sedangkan anak-anak sekolah, juga lebih memilih menggunakan sepeda daripada mobil ataupun motor.

Mulai dari anak-anak hingga yang sudah berusia lanjut masih menggunakan sepeda sebagai transportasi sehari-hari mereka

Hitoshi Seguchi, salah satu sahabat saya di Tokyo, sempat tercengang ketika berkunjung ke Jakarta. Ia tak habis pikir dengan keadaan jalanan di Jakarta yang penuh dengan mobil sehingga mengakibatkan kemacetan. Ketika saya memberitahu jika hampir sebagian mobil di Jakarta adalah produk Jepang, ia justru tertawa.

Saya pun bertanya kepadanya, kenapa penduduk Tokyo tidak membutuhkan mobil. Ia menjawab karena tidak perlu, semua wilayah bisa dijangkau dengan kereta. Harga pajak mobil di Jepang juga sangat tinggi, dan bagi mereka yang ingin membeli mobil diharuskan memiliki lahan parkir di tempat tinggalnya atau memberikan surat mereka bisa membayar sewa parkir harian yang harganya juga sangat mahal.

Baca Juga
Para Ibu di Jepang Tetap Setia Mengantar Anak Mereka Dengan Mamachari
Masih Banyak Orang Jepang yang Tinggal di Warnet
Deretan Torii Memanjang Menghadap Laut Jadi Simbol Keindahan Motonosumi Inari Shrine
Cara Mudah Meminta Maaf dalam Bahasa Jepang

Hitoshi juga menambahkan, jika penduduk Tokyo lebih mementingkan untuk biaya sewa apartemen daripada membeli mobil. Jika mereka memiliki uang lebih, biasanya akan ditabung untuk keperluan lainnya. Membeli mobil ada di nomor 100-sekian dari daftar kebutuhan mereka.

Kereta jadi alat transportasi utama di Tokyo

Satu teman saya lainnya di Tokyo, Seijiro Nishimi juga mengeluarkan pendapat serupa. Ia setiap hari menggunakan kereta, bahkan saat pergi bersama kekasihnya pun, ia menggunakan kereta. Menurutnya, mobil biasanya dibeli oleh penduduk yang tinggal di kota kecil yang akses transportasi umumnya masih sulit, tidak untuk penduduk Tokyo. Singkatnya, mobil di Jepang untuk ‘orang kampung’.

Jika kalian berkunjung ke Tokyo, jalan-jalan besar seperti di persimpangan Shibuya ataupun Shinjku memang sangat lenggang dan bebas dari kemacetan. Tak terkecuali saat jam pergi ataupun pulang kerja.

Saya hanya bisa berharap jika suatu saat nanti kendaraan umum di Jakarta akhirnya bisa memberikan fasilitas yang bisa membuat penduduknya meninggalkan kendaraan pribadi mereka di rumah dan memilih untuk menggunakan transportasi umum.

Narasumber: Hitoshi Sekiguchi (Director Garimpeiro Records) & Seijiro Nishimi (Gitaris band Infection)

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2225 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.