Pekan Perdana J.League 2016 Dibuka Dengan Panasnya Derby Kyushu




"Lama tidak berjumpa, Fukuoka. 5 tahun sudah berlalu." Banner sindiran dari fans Sagan Tosu kepada Avispa Fukuoka dalam Derby Kyushu

Liga sepakbola Jepang resmi bergulir hari Sabtu (27/2/2016) kemarin. Para pengurus federasi sepakbola Jepang nampaknya tahu bagaimana untuk langsung memacu adrenalin para penikmat J.League dengan menghadirkan setidaknya empat big match dan satu pertandingan derby.

Derby Kyushu yang mempertemukan Sagan Tosu dan Avispa Fukuoka sudah tercium aroma panasnya sebelum pertandingan dimulai. Kedua suporter saling melemparkan psywar. Ini menjadi pertandingan pertama kedua tim di divisi utama setelah lima tahun.

Sagan Tosu yang musim ini dilatih oleh Massimo Ficcadenti langsung mengambil inisiatif menyerang sejak pertandingan dimulai. Hasilnya delapan menit berjalan, mantan penyerang timnas Jepang Yohei Toyoda membuka keunggulan tuan rumah. Skor 1-0 bertahan hingga 45 menit babak pertama.

Panasnya atmosfir yang diciptakan para penonton, tertular di lapangan. Kedua tim bermain keras, tidak jarang juga ada tekel yang membahayakan.

Dibabak kedua, Sagan berhasil menggandakan keunggulan melalui gol Shohei Okada. Avispa hanya mampu membalas satu gol melalui pemain asal Brazil mereka Wellington. Derby Kyushu pertama musim ini berhasil dimenangi oleh Sagan melalui pertandingan yang panas, keras serta diawarnai oleh sembilan kartu kuning.

Sementara duel klasik tersaji di Stadion Yamaha saat Jubilo Iwata yang baru kembali promosi menjamu Nagoya Grampus. Ini juga menjadi pertandingan nostalgia antara kedua pelatih, Hiroshi Nanami di Jubilo dan Takafumi Ogura di Grampus, dimana saat menjadi pemain, keduanya sudah sering menjadi rival.

Jubilo tampil tanpa penyerang andalan mereka Jay Bothroyd yang masih cedera, sedangkan Grampus tampil dengan kekuatan penuh termasuk dua pemain baru mereka asal Swedia Robin Simovic dan Ludvig Ohman.

Tim tuan rumah lebih menguasai pertandingan, namun memang ketidakhadiran Jay sangat berpengaruh. Tidak adanya sosok finisher di depan, membuat Jubilo tidak bisa mengkoversi sejumlah peluang yang mereka ciptakan.

Pertandingan akhirnya dimenangi oleh Grampus melalui gol tunggal Simovic dibabak pertama. Ini sekaligus menjadi gol pertama pemain yang didatangkan dari  Helsingborgs IF itu di Jepang.

Kengo Nakamura menjadi aktor utama saat Kawasaki Frontale menjungkalkan Sanfrecce Hiroshima
Kengo Nakamura menjadi aktor utama saat Kawasaki Frontale menjungkalkan Sanfrecce Hiroshima

Juara bertahan Sanfrecce Hiroshima memulai misi untuk mempertahankan gelar dengan kekalahan saat dikandaskan Kawasaki Frontale di kandang sendiri. Pertandingan yang membosankan dibabak pertama berubah menjadi menarik di babak kedua. Kengo Nakamura bermain luar biasa untuk memimpin Frontale. Gol dari Yu Kobayashi enam menit jelang pertandingan usai menjadi pembeda dan memberikan tiga angka untuk tim tamu.

Sanfrecce terlihat mengalami kelelahan dengan jadwal padat yang harus mereka hadapi. Setelah menjadi juara J.League 2015, mereka bermain diajang FIFA Club World Cup, yang membuat waktu istirahat dan persiapan mereka menuju musim 2016 sangat singkat dibandingkan dengan klub lain.

Satu big match lainnya mempertemukan tuan rumah Kashiwa Reysol yang menjamu kandidat juara Urawa Red Diamonds. Tim tuan rumah sedikit diunggulkan dengan kondisi fisik yang lebih bagus mengingat dua hari sebelumnya, Urawa bermain di ajang Liga Champions Asia.

Meski demikian, Urawa membuktikan jika mereka memang pantas menjadi salah satu tim yang diunggulkan. Bermain dibawah tekanan suporter tuan rumah, tim asal Saitama itu berhasil merengkuh poin penuh dengan mengalahkan Reysol.

Yuki Muto membawa Urawa unggul diawal babak kedua. Ini menjadi gol keduanya di minggu ini usai sebelumnya juga berhasil mencetak gol saat berhadapan dengan Sydney FC di ajang Liga Champions Asia. Reysol sempat menyamakan kedudukan lewat sontekan Hidekasu Otani. Penyerang timnas Slovenia Zlatan Ljubijankic akhirnya memastikan kemenangan Urawa melalui golnya di penghujung babak kedua.

Di pertandingan lain, kembalinya Cristiano ke Ventforet Kofu memang pantas disyukuri oleh para suporter. Dua gol pemain asal Brazil itu berhasil membuat Ventforet pulang dengan membawa tiga angka saat melawat ke kandang Shonan Bellmare.

Satu pertandingan big match lainnya antara Gamba Osaka melawan Kashima Antlers menjadi penutup pekan pertama. Laga ini digelar hari Minggu (28/02/2016) di Suita City Football Stadium. Ini menjadi pertandingan kandang pertama Gamba di ajang J.League di stadion baru mereka.

Tampil menekan sejak awal babak pertama, Gamba gagal memanfaatkan banyak peluang yang mereka ciptakan. Setidaknya ada dua peluang emas mereka yang terbuang percuma karena hanya membentur mistar gawang.

Sementara Antlers yang musim ini masih di dominasi anak muda, perlahan mulai mencoba mengimbangi tuan rumah. Pemegang gelar terbanyak J.League itu akhirnya mampu mencuri gol Yuma Suzuki di menit ke-73. Gol yang mengunci kemenangan penting bagi Antlers dalam upanya untuk merebut gelar juara yang terakhir mereka rasakan enam tahun silam.

Dengan kekalahan Gamba, melengkapi catatan buruk tim tuan rumah di pertandingan pembukaan. Dari delapan tim tuan rumah, hanya Sagan yang mampu meraih kemenangan.

Hasil lengkap pekan pertama J.League 2016

[wpsm_comparison_table id=”12″ class=””]

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.