Pegawai di Jepang Dapat Hak Tidur Siang di Jam Kerja




Berdasarkan hasil survey dari Yayan Tidur Nasional Amerika Serikat, rata-rata para pekerja di Jepang hanya tidur selama 6 jam 22 menit pada malam hari. Durasi ini jauh lebih sedikit hjika dibandingkan dengan para pekerja di negara lain.

Sudah bukan rahasia jika orang Jepang memang dikenal sebagai pekerja keras dan bekerja melebihi jam kerja yang ditetapkan. Tak heran jika Pemerintah Kota Tokyo menerapkan peraturan para PNS diharuskan untuk pulang ke rumah sebelum pukul 8 malam.

Menaggapi hal ini, sebuah perusahaan renovasi rumah di Tokyo memberikan waktu tidur siang kepada para pegawainya sekitar 20 menit. Mereka diperbolehkan untuk tidur di meja kerja mereka atau di ruang staf. Kegiatan tidur siang yang telah berlangsung selama dua tahun itu terbukti dapat meningkatkan produktivitas karyawan.

“Saya merasa kinerja pekerjaan membaik sejak mulai mengambil waktu tidur siang,” ucap Ikuko Yamada, yang bekerja sebagai staf akunting.

Selain itu, Okuta, Hugo Inc, sebuah perusahaan konsultan internet yang berbasis di Osaka juga memberlakukan hal yang sama. Karyawan mereka diperbolehkan mengambil waktu tidur siang sebanyak 30 menit dari pukul 1 siang hingga 4 sore.

Perusahaan di Jepang menganggap Inemuri atau tidur sejenak di waktu kerja adalah cara untuk melindungi karyawan dan komitmen bekerja keras, bukan sebagai bentuk kemalasan. Ditambah lagi, pemerintah Jepang bersama kementerian kesehatan juga telah mengeluarkan pedoman baru tentang pentingnya tidur siang selama 30 menit.

Sumber: the guardian

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.