Pasar Tsukiji, Pasar Ikan Terbesar di Dunia




Pasar Tsukiji adalah yang tertua di antara 11 Pasar Pusat Grosir Metropolitan Tokyo

Jepang termasuk salah satu negara yang memiliki armada perikanan terbesar di dunia, dan jika berbicara tentang ikan di Negeri Sakura, yang pertama terlintas adalah Pasar Tsukiji. Pasar ini merupakan pusat grosir hasil laut dan hasil pertanian ini adalah pasar ikan terbesar di dunia.

Pasar Tsukiji mulai beroperasi secara resmi pada 2 Februari 1935, dan merupakan pasar yang tertua di antara 11 Pasar Pusat Grosir Metropolitan Tokyo. Setiap harinya dilelang hasil laut sebanyak 2.080 ton dan sayuran/buah sebanyak 1.180 ton, dan membuatnya sebagai pasar ikan terbesar di Jepang.

Baca Juga
Patung Hachiko: Dari Tempat Bersejarah Hingga Titik Temu Terbaik di Tokyo
Odaiba, Pulau Buatan Nan Indah yang Dibangun Dengan Urukan Sampah
Shinjuku, Jantung Sang Ibukota yang Tak Pernah Berhenti Berdetak
Naritaya: Menikmati Ramen Halal di Sudut Asakusa

Lokasinya berada di distrik kota Chūō, Tokyo dan diapit oleh diapit Sungai Sumida dan pertokoan elite Ginza. Pasar Tsukiji buka setiap pagi, kecuali hari Minggu, hari libur, dan hari libur pasar di Jepang yang biasanya Rabu). Kawasan sekitar Pasar Tsukiji disebut Pusat Perbelanjaan Luar Pasar Tsukiji atau populer sebagai jōgai shijō (pasar bagian luar).

Selain ramai dengan toko hasil laut, di pusat perbelanjaan terdapat banyak rumah makan, terutama sushi, dan toko eceran berbagai jenis barang. Kawasan bagian luar pasar adalah objek wisata yang ramai dengan wisatawan. Namun yang paling terkenal adalah ikan dan bahan makanan laut lain.

Setiap tahun, hampir setengah miliar ton makanan laut dijual di pasar Tsukiji

Melansir dari Amusing Planet, terdapat dua ribu ton bahan makanan laut dijual di pasar ini. Jumlah ini adalah yang terbesar di dunia. Selain itu, juga menjual sebanyak 400 jenis makanan laut, mulai dari rumput laut yang murah hingga kaviar yang sangat mahal. Satu hal yang masih menjadi perdebatan adalah dijualnya ikan paus. Banyak yang mempertanyakan perizinan penjualan dari salah satu satwa yang dilindungi di dunia tersebut.

Satu hal yang menarik dari pasar Tsukiji adalah ajang lelang tuna, yang dijual dengan harga teramat sangat mahal. Pada Januari kemarin dalam lelang tahunan menyambut tahun baru, bos restoran sushi Sushi-Zanmai, Kiyoshi Kimura berani membayar 14 juta yen atau setara 1,6 miliar rupiah untuk seekor ikan tuna sirip biru besar yang memiliki bobot 200 kilogram.

Kiyoshi Kimura dengan tuna seharga 1,6 miliar rupiah
Kiyoshi Kimura dengan tuna seharga 1,6 miliar rupiah

Hanya penjual di dalam pasar itu saja yang bisa menyaksikannya. Untuk itu, para pengunjung sudah mulai mengantre sejak pukul tiga pagi agar bisa ikut melihat perlelangan tersebut. Sementara lelang ikan berlangsung, di luar pasar dijual beberapa barang eceran, seperti peralatan memasak Jepang, perlengkapan restoran, sayuran, makanan laut, juga beberapa restoran.

Pasar Tsukiji rencananya akan direlokasi ke area Tokyo Bay. Pemerintah Jepang ingin menjadikan pasar ini sebagai salah satu daya tarik dalam rangka persiapan Tokyo menjadi tuan rumah Olimpiade 2020.

Jika kalian akan berkunjung ke Jepang sebelum akhir tahun, sempatkan lah untuk mengunjungi pasar Tsukiji yang bisa dijangkau dengan naik kereta  JR Yamanote Line menuju Osaki, kemudian transit di stasiun Yoyogi dan berpindah menaiki Toei Subway Oedo Line arah Tochomae menuju Stasiun Tsukijishijo.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.