Para Nelayan Fukushima Masih Hadapi Kesulitan




Usai gempa dan radiasi nuklir, para nelayan di Fukushima masih menghadapi banyak kesulitan

Tingkat radiasi telah menurun secara signifikan dalam produk-produk laut Fukushima sejak kecelakaan nuklir lima tahun lalu, namun banyak nelayan masih pesimis untuk memulai kembali operasi skala penuh.

Segera setelah kecelakaan di PLTN Fukushima Daiichi pada Maret 2011, Badan Perikanan dan pemda provinsi tersebut mensurvei ikan dan produk laut lainnya di lepas pantai Fukushima. Mereka menemukan radiasi melebihi standar yang ditetapkan pemerintah, 100 becquerel per kilogram, pada lebih dari setengah sampel.

Namun di antara lebih dari 8.500 sampel yang diuji di tahun 2015, hanya empat sampel yang ditangkap sebelum Maret tahun lalu yang melebihi standar tersebut. Kini para nelayan menangkap ikan guna pengujian. Banyak dari mereka ragu untuk melanjutkan kembali operasi penuh karena takut akan adanya desas desus yang merugikan.

Takashi Ishimaru, profesor di Universitas Ilmu dan Teknologi Kelautan Tokyo mengatakan lima tahun setelah kecelakaan itu, dampak terhadap produk-produk kelautan telah menjadi sangat kecil sehingga tidak ada masalah apabila operasi penuh dimulai kembali.

Ia juga menyebutkan para pejabat harus melakukan survei berkelanjutan yang memfokuskan pada spesies dan kawasan di mana tingkat radiasi yang relatif tinggi mungkin ditemukan, dan mereka harus menunjukkan data bahwa bahkan produk-produk tersebut aman.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.