Pandangan Masyarakat Jepang Terhadap Agama




Total penganut agama di Jepang melebihi jumlah penduduk disebabkan cara pengumpulan data dan tradisi beragama orang Jepang

Jepang adalah sebuah negara yang memiliki budaya yang masih lekat dengan kehidupan sehari-hari penduduk negara tersebut. Perkembangan budaya di Jepang sangat erat hubunganya dengan agama, sistem kepercayaan, dan mitologi yang telah dianut oleh masyarakat Jepang sejak zaman dahulu.

Awal terciptanya Jepang dimulai dari mitologi Izanagi dan Izanami yang datang ke sebuah tempat kemudian menciptakan pulau-pulau yang membentuk sebuah kepulauan yang sekarang kita kenal dengan nama pulau Jepang.

Baca Juga
Mengenali Perbedaan Antara Kuil Shinto dan Kuil Buddha
Torii, Gerbang Pembatas Antara Manusia dengan Dewa
Deretan Destinasi Wisata Menarik di Prefektur Okayama
Kuil Meiji, Simbol Keabadian Kaisar Meiji di Tengah Jantung Kota Tokyo

Seiring dengan berjalannya waktu, mulai muncul berbagai pemikiran seperti Shinto yang kemudian disusul dengan agama Buddha. Shinto dan Buddha terus berkembang di dalam masyarakat Jepang sehingga kita dapat menemukan banyak jinja (kuil shinto) dan otera (kuil Buddha).

Agama Buddha sendiri berkembang menjadi berbagai macam aliran dan yang paling terkenal hingga saat ini adalah Zen Buddhisme.

Agama selanjutnya yang masuk ke Jepang adalah Kristen. Akibat kuatnya pengaruh dari barat yang dan konflik dalam negeri, Jepang akhirnya memutuskan untuk membuka diri setelah selama beberapa ratus tahun mengisolasi negara mereka dari dunia luar atau yang juga dikenal dengan istilah Sakoku.

Berdoa di dalam kuil

Kristen pun berkembang dan cukup diminati oleh masyarakat Jepang dan mulai berpengaruh ke dalam kehidupan kebanyakan masyarakat Jepang. Salah satu contohnya adalah dirayakannya Natal di Jepang dan digunakannya tata cara kristen pada saat melakukan pernikahan.

Menurut Wikipedia, Penganut agama di Jepang berdasarkan info dari Kementerian Pendidikan Jepang: Shinto sekitar 107 juta orang, agama Buddha sekitar 89 juta orang, Kristen dan Katolik sekitar 3 juta orang, serta agama lain-lain sekitar 10 juta orang (total seluruh penganut agama: 290 juta orang).

Suasana malam Natal di Tokyo

Total penganut agama di Jepang hampir dua kali lipat dari total penduduk Jepang. Penganut agama Shinto dan Buddha dalam berbagai sekte saja sudah mencapai 200 juta. Total penganut agama di Jepang melebihi jumlah penduduk disebabkan cara pengumpulan data dan tradisi beragama orang Jepang.

Secara umum kita dapat menemukan fakta bahwa cukup banyak orang Jepang yang merayakan kelahiran anak mereka dengan cara Shinto, menikah dengan cara Kristen, dan apabila mereka meninggal, upacara ala Buddha lah yang mereka pilih.

Bahkan, di dalam salah satu buku pelajaran bahasa Jepang, Marugoto, juga dituliskan sebuah artikel tentang seorang pendeta Jepang yang menikah dengan tata cara kristen.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2215 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.