Okinawa, Sepotong Keindahan dari Surga di Selatan Jepang




Keindahan pantai di Okinawa

Kota-kota besar seperti Tokyo, Kyoto, Osaka, Hokkaido, ataupun Yokohama merupakan destinasi liburan yang sangat terkenal di Jepang. Namun apakah anda tahu bahwa Jepang masih menyimpan banyak tempat wisata yang masih alami dan tentunya indah? Salah satu contohnya adalah gambar pantai diatas. Gambar tersebut merupakan salah satu pemandangan pantai yang ada di Okinawa, Jepang.

Okinawa adalah salah satu wilayah yang terletak paling selatan di Jepang. Okinawa sendiri terdiri dari ratusan pulau yang disebut dengan Kepulauan Ryukyu sehingga ia membentuk rantaian kepulauan yang panjangnya melebihi 1000 km. Prefektur Okinawa Sendiri dimasukan ke dalam wilayah Kyūshū.

Saat ini, Okinawa terkenal akan batuan karang, lautnya yang masih bening, langit yang sangat cerah, serta flora yang ada di dalamnya. Tidak sabar mengetahui lebih mengenai Okinawa yang indah ini?

Satu hal pertama yang akan terlitas dalam benak para traveller yang ingin mengunjungi Okinawa tentu saja transportasi. Bagaimana transportasi menuju Okinawa? Untuk dapat mengunjungi Okinawa, Anda dapat menggunakan pesawat yang nantinya akan mendarat di bandara Naha.

Baca Juga
Jepang Membayar 4 Juta USD Untuk Mendapatkan Kembali Okinawa
Mencari Rahasia Keajaiban Alam di Gunung Takao
Patung Buddha Kamakura Adalah Simbol Religius dan Perjuangan
Foto-Foto Jepang 100 Tahun yang Lalu

 

Saat ini, terdapat banyak penerbangan dari Haneda, Nagoya, Itami, Kansai, Kobe, Fukuoka, Kagoshima, dan berbagai kota lainnya menuju Naha, bahkan ada juga penerbangan Internasional. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan monorail menuju pusat kota Okinawa.

Gahi-jima

Gahi-jima

Okinawa menyimpan banyak pulau rahasia dan pantainya yang masih sangat indah dan asri. Gahi-jima adalah pulau kecil dengan keindahan pantai yang masih sangat biru dan merupakan bagian dari kepulauan Kerama. Sebelum Anda mengunjungi Gahi-jima, ada baiknya menyiapkan perbekalan seperti nasi kepal (onigiri), minuman, dan topi karena di pulau ini tidak ada fasilitas dan sedikit pohon untuk bernanung.

Untuk mengunjungi pulai Gahi-jima, Anda dapat menggunakan Ferry cepat yang tersedia dua hingga tiga kali dalam sehari dengan tarif 3.140 untuk perjalanan 50 menit, Ferry biasa dengan biaya 2120 dengan waktu tempuh dua jam, atau bahkandapat membuat jadwal perjalanan sendiri dengan bantuan Pelabuhan Zamami yang mamatok biaya 1.500 yen perorang untuk pulang-pergi.

Yoron-to

yoron-2

Yoron-to adalah sebuah pulau kecil di dalam Prefektur Kagoshima yang masih mempertahankan identitas budayanya didalam perubahan masa-masa modern.

Yoron-to memiliki Southern Cross Center yang merupakan museum sejarah budaya dan alam pulau tersebut. Bagi pecinta pantai, sekitar 1,5 km tenggara dari Yoron-to, terdapat sebuah pantai kecil bernama Yurigahama.

Pantai Yurigahama hanya terlihat ketika air surut dan umumnya hanya muncul sekali dalam sebulan. Yurigahama terkenal karena setiap kali ia muncul, ia akan berubah bentuk.

Ketika tiba di pantai ini, Anda akan menemukan bahwa pasirnya berbentuk seperti bintang. Pasir berbentuk bintang ini merupakan kerang yang termasuk dalam organisme Foraminifera.

pasir

Banyak yang berkata apabila mengumpulkan pasir bintang sejumlah umur Anda, akan diberkahi dengan keberuntungan. Namun Anda tidak perlu terburu-buru mengambil banyak pasir, karena terdapat toko souvenir yang menjualnya dalam gelas botol lucu seperti gambar disamping?

Tidak hanya Gahi-jima dan Yoron-to, namun Okinawa juga masih menyimpan banyak pulau dan pantai indah lainnya yang dapat anda pilih.

Apabila anda tidak terlalu meyukai berada di bawah matahari, Okinawa juga mempunyai pilihan alternatif objek wisata lain yang menarik.

Shikinaen Royal Garden

176_original

Tempat wisata yang tepat bagi anda yang ingin menikmati semilir angin dan rindangnya pepohonan diTaman ini dibangun untuk menghibur utusan dari Kaisar Cina, pada tahun 1799.

Perjamuan penting diadakan di Shikinaen Royal Garden untuk menghibur para utusan dari Cina dan hal ini dianggap sebagai proyek nasional penting untuk menjaga hubungan baik dengan Cina.

Air Terjun Hiji

Hiji

Salah satu wisata yang direkomendasikan bagi anda yang masih ingin berwisata dan bersenang-senang dengan alam. Air terjun Hiji terletak di Yambaru wilayah utara Okinawa Honto, di mana kepadatan penduduknya masih sangat rendah dan sebagian besar lahan ditutupi oleh hutan alam.

Air terjun Hiji dapat diakses dengan mengikuti jalan setapak alami yang mudah dilalui. Pada tahun 2012 jalan setapak yang telah dibuat rusak akibat angin topan, namun dibuka kembali pada April 2013. Salah satu yang menarik dari salah satu lintasan menuju air terjun yakni adanya jembatan gantung yang berjarak 17 meter dari lembah.

Namun, jalan setapak tersebut berakhir di Air Terjun Hiji yang menyuguhkan pemandangan yang mengesankan. Suara air yang mengalir dan suasananya yang tenang dari hutan membuat air terjun ini menjadi tempat yang bagus untuk beristirahat. Populasi di daerah Yambaru ini masih tergolong sedikit, sehingga keanekaragaman satwa liar dapat ditemukan disini.

Selain itu, Okinawa juga memiliki berbagai wisata bersejarah dan budaya di Okinawa. Apa saja yang harus dikunjungi?

Istana Shuri

Istana Shuri

Shuri

Tempat ini dahulunya merupakan pusat pemerintahan, diplomasi, dan kebudayaan di Kerajaan Ryukyu. Istana ini merupakan sebuah tempat perlindungan di atas bukit yang terletak setinggi 120-130 meter. Kini, Puing-Puing Istana Shuri yang berdiri di Gusuku ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia ke-11 di Jepang.

Di aula utama Istana Shuri anda akan menemukan bangunan terbesar di Okinawa yang dibangun dengan perpaduan unik antara gaya tradisional Jepang dan Cina. Akses menuju Istana Shuri cukup mudah, anda dapat menggunakan monorail dari Bandara Naha lalu turun di stasiun Shuri yang letaknya tidak terlalu jauh dari istana.

Kuil Shinto Naminoue

naminoue-interior

Sesuai dengan arti dari nama kuil ini, Naminoue-gu di terjemahkan sebagai kuil di atas gelombang
(laut)
. Selama berabad-abad, kuil ini menjadi tempat beribadah bagi agama Ryukyu.

Para Raja akan berdoa kepada dewa untuk keselamatan para nelayan dalam berlayar dan berkah mendapatkan ikan. Sayangnya, kuil ini sempat dihancurkan pada tahun 1945.

Namun dengan seiringnya waktu berjalan, kuil ini telah dibangun kembali hingga akhirnya kuil ini menjadi kuil utama di pulau Shinto dalam merayakan berbagai perayaan tahunan.

Tulisan dari Mashita Fajri Maysuro

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 1806 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.