Nagoya Grampus: Masih Akan Berkutat di Papan Tengah




Nagoya Grampus hingga sekarang masih tercatat sebagai salah satu tim yang selalu berlaga di kasta tertinggi J.League

Berbicara tentang J.League, tentu tidak bisa melepaskan nama Nagoya Grampus. Meski baru sekali merebut gelar juara, Grampus adalah salah satu tim awal yang membentuk Liga Profesional Jepang. Hingga sekarang mereka juga tercatat sebagai satu dari tiga tim yang belum pernah turun kasta ke divisi 2.

Profile

Nagoya Grampus adalah sebuah tim sepakbola bentukan dari Toyota yang awalnya bernama Toyota Motor S.C saat era Japan Soccer League. Ketika federasi sepakbola Jepang memutuskan untuk membentuk liga sepakbola profesional, mereka jadi salah satu tim yang terverifikasi dan lolos untuk bermain di J.League musim pertama tahun 1993.

Grampus bermarkas di Mizuho Athletic Stadium, dan sejak tahun 2001, mereka juga menjadikan Toyota Stadium sebagai stadion untuk menjamu para tim rival.

Gary Lineker saat memperkuat Nagoya Grampus ditahun 1994
Gary Lineker saat memperkuat Nagoya Grampus ditahun 1994

Nama Nagoya Grampus juga dikenal karena Arsene Wenger. Sang profesor adalah arsitek klub kebanggaan kota Nagoya itu sebelum ia hijrah ke Arsenal.

Setelah Lineker, Grampus juga sukses mendatangkan kapten tim nasional Yugoslavia, Dragan Stojkovic yang karirnya di Eropa meredup karena cedera panjang. Bersama Wenger dan Stojkovic, Grampus merebut gelar major pertama mereka dengan merengkuh Piala Emeperor’s Cup 1995.

Puncak kesuksesan tim ini adalah saat Stojkovic mengambil alih kursi kepelatihan. Pria yang mendapat julukan Pixi itu membawa Grampus meraih gelar J.League tahun 2010 dengan menghadirkan pemain-pemain bintang seperti Joshua Kennedy, Tulio, Keiji Tamada, Alex, Danilson, dan Seigo Narazaki.

Grampus juga sukses melahirkan pemain-pemain yang sekarang bermain di Eropa dan menjadi tulang punggung tim nasional seperti Keisuke Honda dan Maya Yoshida.

 

 

Peluang musim 2016

Untuk tahun ini, Grampus kembali melanjutkan masa transisi mereka dari era Stojkovic dengan melepas pemain-pemain senior. Kali ini giliran sang kapten Tulio dan dan Danilson yang tidak diperpanjang kontraknya. Mereka juga melepas Leandro Dominguez yang sempat menjadi pemain terbaik J.League ditahun 2011.

Sebagai gantinya, Grampus mendatangkan dua pemain asal Swedia, Ludvig Ohman dan Robin Simovic. Hal ini terbilang menarik karena tidak banyak klub asal Jepang yang sebelumnya melirik pemain-pemain dari negara Skandivania.

Mereka juga membawa Michihiro Yasuda dari Vissel Kobe. Pemain yang juga pernah berkiprah di Eredivisie bersama Vitesse diharapkan akan memperkuat lini belakang Grampus yang menjadi titik lemah mereka selama ini.

Selain lini belakang, kelemahan utama Grampus adalah tidak adanya pemain yang mampu mengatur ritme pertandingan dari lini tengah. Taishi Taguchi yang sempat digadang-gadang sebagai salah satu pemain muda terbaik di Jepang masih belum mampu mengembang tugas yang diberikan kepadanya.

Dua rekrutan anyar Nagoya Grampus asal Swedia Ludvig Ohman dan Robin Simovic
Dua rekrutan anyar Nagoya Grampus asal Swedia Ludvig Ohman dan Robin Simovic

Untuk lini depan, menjadi posisi yang paling aman karena bercokol dua nama pemain tim nasional Jepang, Kensuke Nagai dan Kengo Kawatama. Mereka nantinya akan bersaing dengan Simovic untuk memperebutkan dua tempat sebagai penyerang utama.

Posisi pelatih mengalami perubahan dimana Akira Nishino digantikan oleh Takafumi Ogura yang juga adalah mantan pemain Nagoya Grampus. Hal yang bisa dibilang perjudian mengingat Ogura belum mempunyai pengalaman sebagai juru taktik.

Melihat peforma Grampus dalam tiga musim terakhir, serta tidak adanya pemain baru yang berkualitas, rasanya masih sulit untuk mereka bersaing menjadi juara, atau setidaknya di posisi empat besar.

Dengan skuat yang ada, Grampus sepertinya masih akan berkutat di papan tengah, dan para suporter mereka masih harus bersabar untuk melihat tim kesayangan mereka berlaga kembali di Asian Champions League.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.