Menghabiskan Sore di Asakusa yang Menyajikan Sisi Tradisional Tokyo




Di tengah kehidupan modern di Tokyo, Asakusa masih menjaga sisi tradisional

Ketika menyebutkan tempat-tempat wisata di Tokyo, Asakusa rasanya akan masuk dalam daftar tempat wisata utama yang harus dikunjungi di Ibukota Jepang.

Wilayah yang terletak di distrik Taitō ini memang menawarkan banyak keindahan untuk dinikmati. Untuk mengunjungi Asakusa pun terbilang mudah, kita bisa menggunakan kereta bawah tanah dari semua stasiun terkenal di Tokyo.

Baca Juga
Tokyo SkyTree: Siap Menjadi Simbol Baru Jepang
Menghitung Biaya Harian Wisata ke Tokyo
Naritaya: Menikmati Ramen Halal di Sudut Asakusa
Tokyo Subway Pass: Alternatif Berkeliling Tokyo Dengan Harga Terjangkau

Asakusa sudah ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing sejak pagi hari, namun jika ingin benar-benar menikmati keramaian orang-orang dari berbagai negara, datanglah di sore hari. Dengan udara yang sejuk, akan semakin membuat nyaman untuk menelusuri tempat ini.

Sensō-ji menjadi primadona wisata utama di Asakusa. Ini adalah kuil tertua di Tokyo. Kuil ini didedikasikan untuk Bodhisattva Kannon yang merupakan Budha yang dikenal memiliki banyak cinta kasih kepada umatnya.

Kuil Sensō-ji menjadi pusat wisata di Asakusa

Menurut catatan sejarah, pembangunan kuil ini bermula ketika dua biksu Budha, Hinokuma Hamanari dan Takenari yang tengah memancing menemukan patung Budha Bodhisattva Kannon yang tersangkut pada jaring mereka. Kuil ini dibangun sebagai penjaga masyarakat Asakusa dari penderitaan.

Bangunan ini pertama kali dibangun pada tahun 942 dan terletak di Komagata dan sejak tahun 1635, kuil ini direlokasi ke Asakusa.

Gerbang Kaminarimon yang siap menyambut para wisatawan di Asakusa

Sebelum mencapai Sensō-ji, kita akan terlebih dahulu melewati Kaminarimon atau gerbang halilintar. Ini merupakan gerbang utama untuk menuju Sensō-ji. Tempat ini juga sangat populer dikalangan wisatawan yang ingin mengabadikan momen dengan berfoto.

Menurut kepercayaan setempat, gerbang ini dijaga oleh dua dewa. Fujin, sang Dewa Angin di sisi kanan, dan Raijin, sang Dewa Petir berada di sisi kiri.

Setelah melewati gerbang Kaminarimon, kita akan memasuki Nakamise-dori. Ini adalah jalanan utama menuju Sensō-ji. Terhampar sepanjang 250 meter, tempat ini menyajikan sekitar 80 kios yang menjual jajanan, pernak-pernik, hingga suvenir tradisional Jepang.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2225 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.