Menghabiskan Sore di Asakusa yang Masih Mempertahankan Gaya Tradisional Jepang




Nakamise-dori adalah tempat terbaik untuk mencari suvenir khas Jepang

Banyak toko yang juga menjual Yukata, sehingga para wisawatawan bisa mengenakannya untuk berkeliling Asakusa dan sesaat merasakan seperti layaknya orang Jepang.

Kita tidak diperbolehkan untuk membawa makanan dan minuman saat berjalan, dibeberapa toko pun terpampang pengumuman agar para pembeli makan dan minum di area kios. Aturan ini dibuat agar kebersihan di sepanjang jalan tetap terjaga.

Jika sudah puas menelusuri wilayah Sensō-ji, berputarlah untuk kembali berjalan menuju stasiun, kita akan menemukan sebuah jembatan bewarna merah yang bernama Azumabashi Bridge. Jembatan ini menguhubungkan jalan antara Sumida dengan distrik Asakusa.

Jembatan Azumabashi yang berada di atas sungai Sumida

Dari jembatan ini, kita bisa menikmati kemegahan Tokyo SkyTree, jarak antara Asakusa dan menara tertinggi di Tokyo ini memang hanya berjarak satu stasiun. Dengan tinggi yang menjulang, Tokyo SkyTree masih bisa dilihat dengan jelas dari jembatan Azumabashi.

Kita juga bisa melihat gedung salah satu perusahaan bir terbesar di Jepang, Asahi. Gedung tersebut menyerupai segelas bir yang terisi penuh hingga busanya menyembul ke atas gelas.

Penampakan Tokyo SkyTree tepi sungai Sumida

Tepat dibawah jembatan Azumabashi, mengalir sungai Sumida, salah satu sungai terpanjang yang membelah kota Tokyo ini berasal dari percabangan Sungai Arakawa di Kita, Tokyo (Pintu Air Iwabuchi), dan bersatu dengan Sungai Shingashi yang mengalir di Prefektur Saitama.

Sungai Sumida bersama anak-anak sungai yang disebut Sungai Shingashi, Sungai Shakujii, Sungai Kanda, dan Sungai Nihonbashi bermuara di Teluk Tokyo.

Sungai ini juga memiliki peran penting dalam sejarah Jepang dimana kebudayaan di zaman Ed0 berkembang di sepanjang aliran sungai ini.

Waterbus yang siap membawa penumpang berkeliling sungai Sumida

Menurut mitos, daerah yang dialiri oleh air seperti sungai ataupun lautan, akan selalu memiliki jenis peradaban yang tinggi seiring dengan berjalannya kemampuan masyarakat setempat untuk mengembangkan budaya asli dari masa ke masa.

Atraksi paling populer di Sungai Sumida adalah Water Bus. Untuk menaikinya, kita harus membayar 1560 yen atau sekitar 186 ribu rupiah. Kendaraan ini akan membawa kita berkeliling Sungai Sumida hingga ke Teluk Tokyo.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2128 Articles

Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.