Memprediksi Mekarnya Bunga Sakura Setiap Tahunnya




Sakura telah menjadi salah satu ikon utama dari Jepang dan memegang status spesial dalam kebudayaan Jepang selama berabad-abad lamanya.

Ketika bermekaran, Jepang akan dipenuhi hamparan bunga pink dari Selatan ke Utara secara bergantian. Masing-masing lokasi berusaha mempromosikan titik terbaik untuk hanami atau festival melihat bunga dimana masyarakat ataupun turis biasanya meghabiskan waktu piknik bersama kerabat di bawah pohon sakura.

Terdapat berbagai variasi bunga sakura asli di Jepang, seperti yamazakura, edohigan, fuji cherry, dan kanhizakura, masing-masing memiliki ciri khas berbeda.

Selain itu, selama bertahun-tahun Jepang mengembangkan berbagai tipe sakura, seperti somei yoshino dan shidarezakura.

Pohon sakura somei yoshino merupakan varian yang paling banyak ditanam di Jepang. Pohon tersebut dikembangkan pertama kali di Edo (saat ini telah berubah nama menjadi Tokyo, pada pertengahan abad ke-19 sebagai bentuk persilangan antara varian yamazakura dan oshimazakura. 

Setiap tahunnya sebelum musim hanami, Badan Metereologi Jepang selalu merilis peta sakura zensen yang menggambarkan perkiraan waktu sakura mulai mekar hingga akhirnya mekar penuh di masing-masing titik di Jepang.

Untuk bagian pusat dari kepulauan – Pulau Honshu, Kyushu, dan Shikoku – peta tersebut dibuat berdasarkan prediksi mekarnya somei yoshino.

Untuk bagian selatan dan utara yang iklimnya kurang sesuai untuk somei yoshino, peta mekarnya sakura didasarkan pada varian lainnya.

Di Prefektur Okinawa, Badan Meterologi Jepang merujuk pada varian kanhizakura, sementara itu di Hokkaido didasarkan pada varian ezoyamazakura.

Berdasarkan peta, mekarnya bunga sakura dimulai dari bagian selatan, mulai mekar pada pertengahan Januari di Okinawa dan Amami Oshima, dimana pohon berkemaran pada awal Februari.

Peta mekarnya bunga sakura tersebut bergeser ke wilayah Utara mulai dari Maret hingga April dan berakhir di Hokkaido pada Mei.

Musim sakura somei yoshino paling awal berada di Prefektur Kochi di Pulau Shokoku, dimana pohon-pohon mulai mekar penuh pada akhir Maret.

Wilayah lainnya pun mulai bermekaran pula seiringan dengan waktu, dimulai dari wilayah barat Jepang pada awal April dan diakhiri di utara Honshu pada akhir bulan.

Menurut Badan Metereologi Jepang, untuk tahun 2017, bunga sakura diperkirakan akan mekar lebih cepat dari tahun lalu karena cukup hangatnya cuaca pada musim dingin kemarin. Awal April akan menjadi waktu terbaik untuk melihatnya disebagian besar wilayah di Jepang.

Sumber: Nippon

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2225 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.