Mempelajari Kosakata Onomatopoeias Bahasa Jepang




Beragam Onomatopoeias dalam Bahasa Jepang

Bagi kalian yang gemar membaca manga atau menonton anime pasti familiar dengan kata-kata seperti, doki-doki, waku-waku, atau fuwa-fuwa. Kata-kata tersebut merupakan onomatopoeias.

Onomatopoeias adalah kata yang menggambarkan suatu suara yang diciptakan. Dalam bahasa Jepang, onomatopoeias, tidak hanya menggambarkan suara, tetapi juga bisa menggambarkan suana atau keadaan yang tidak bersuara.

Dalam bahasa Jepang, onomatopoeias dikelompokkan menjadi 5 kategori:

Baca Juga
Menyatakan ”I Love You” dalam 47 Dialek Jepang
Kosakata yang Harus Diketahui Saat Pertama Kali Ke Jepang
Memperkenalkan Diri dalam Bahasa Jepang
Kosakata Sebelum Naik Kereta di Jepang

1Giseigo (擬声語)

Suara yang dihasilkan oleh manusia dan hewan.

[wpsm_comparison_table id=”44″ class=””]

2. Giongo (擬音語)

Suara yang dihasilkan oleh alam atau benda mati.

[wpsm_comparison_table id=”45″ class=””]

3. Gitaigo (擬態語)

Menggambarkan kondisi atau keadaan.

[wpsm_comparison_table id=”46″ class=””]

4. Giyougo (擬容語)

Menggambarkan pergerakan.

[wpsm_comparison_table id=”47″ class=””]

5. Gijougo (擬情語)

Menggambarkan perasaan.

[wpsm_comparison_table id=”48″ class=””]

Banyaknya jenis onomatopoeias dalam bahasa Jepang menimbulkan kesulitan tersendiri bagi kita yang ingin mempelajari bahasa Jepang. Apalagi, tidak semua onomatopoeias, dapat diserap dengan sempurna dalam bahasa Indonesia.

Tidak ada aturan khusus apakah onomatopoeias ditulis menggunakan hiragana atau katakana. Tetapi biasanya didalam manga, penulisan onomatopoeias akan menggunakan katakana untuk menegaskan keadaan dalam cerita.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2221 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.