Melewati Jalan Ninen-zaka and Sannen-zaka yang Legendaris di Kyoto




Pemandangan di sekitar Ninen-zaka dan Sannen-zaka layaknya lorong waktu yang akan membawa para pengunjungnya kembali ke masa lampau

Tidak diragukan jika Kyoto adalah kota yang hingga sekarang tetap mempertahankan sisi tradisional Jepang. Ribuan kuil bersejarah tersebar di mantan ibukota Jepang ini yang sekaligus menjadi daya tarik utama para wisatawan untuk berkunjung.

Kuil Kuil Yasaka dan Kuil Kiyomizudera adalah dua dari banyak kuil di Kyoto yang sudah tersohor keindahannya. Jika kalian berkunjung ke Kyoto, bisa menjangkau dua kuil tersebut dengan berjalan kaki melewati Nene-no-michi (jalan Nene).

Sanen-zaka stairways yang legendaris di Kyoto

Pemerintah Kota Kyoto memang menjadikan jalan ini sebagai objek wisata sejarah Kyoto tempo dulu dengan jalan sepanjang 2 kilometer. Nene-no-michi juga kerap disebut ‘lorong waktu’ karena akan membawa siapapun yang melewatinya seperti kembali ke masa lampau.

Di dekat jalan Nene, terdapat jalan yang yang sangat legendaris yakni Ninen-zaka and Sannen-zaka. Ninen-zaka memiliki arti ‘kemiringan dua tahun’ dan Sanen-zaka berarti ‘kemiringan tiga tahun’. Menurut cerita legenda, siapapun yang jatuh di jalan ini akan meninggal dalam waktu 2 dan 3 tahun.

Jinrikisha akan sangat mudah ditemui di Ninenzaka

Ninen-zaka and Sannen-zaka adalah satu ruas jalan yang sama dengan total panjangnya mencapai 400 meter. Perbedaanya hanya terletak pada posisi ruas jalannya. Ninen-zaka letaknya lebih dekat ke Nene-no-michi hingga ke jalan yang menuju pagoda Yasaka atau kuil Kodai-ji yang dibangun oleh Nene (Kita-no-Mandokoro) untuk mengenang sang suami, Toyotomi Hideyoshi.

Ninen-zaka and Sannen-zaka dulunya adalah salah satu area perdagangan utama di Kyoto guna melayani para peziarah yang ingin berkunjung ke kuil yang ada sekitar jalan ini. Sekarang ini suasananya pun tak banyak berubah. Banyak toko-toko yang menjual suvenir khas Negeri Sakura hingga kuliner tradisional Jepang.

Pemandangan Kyoto zaman kuno terpancar jelas di sekitar Ninen-zaka and Sannen-zaka

Semua bayangan keindahan Kyoto tempo dulu benar-benar nyata dan sangat terasa di jalan yang sempit ini. Bangunan kuno dengan kayu, pemandangan orang memakai yukata dan kimono yang berlalu-lalang, hingga jinrikisha yang sedang membawa penumpang semakin menambah kental sisi tradisional di tempat ini.

Tak hanya itu, bahkan Starbucks pun membuka gerai mereka di tempat ini dengan bangunan tradisional Jepang. Tak pelak Starbucks di sini menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi oleh orang yang yang benar-benar ingin menikmati fopo atau hanya sekedar numpang foto.

Bangunan Starbucks dengan gaya tradisional yang mulai dibuka sejak musim panas 2016

Jika ingin mengujungi Kyoto, tentu saja harus melewati jalan ini. Berjalan kaki dari Kiyomizu-dera menuju kuil Yasaka ataupun sebaliknya dengan melewati Ninen-zaka and Sannen-zaka akan memberikan kenangan indah yang  tak terlpukan. Siapkan sedikit uang untuk mencicipi makanan ataupun membeli omiyage di sini.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2235 Articles

Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.