Warga Kobe Mengenang Korban Gempa Besar Hanshin 21 Tahun Silam




Warga kobe berdoa mendoakan saudara dan teman mereka yang menjadi korban gempa Hanshin

Rakyat Jepang mengenang korban gempa yang meluluhlantakkan Kobe dan kawasan sekitarnya 21 tahun lalu.

Para keluarga yang berduka serta korban selamat gempa 1995 itu Minggu malam (17/01/2016) ikut ambil bagian dalam upacara peringatan di sebuah taman di Kota Kobe Jepang barat.

Lentera-lentera disusun membentuk kata “mirai” atau masa depan dalam bahasa Jepang, dan “1.17” yang mewakili tanggal terjadinya gempa.

Di pagi harinya, para peserta mengheningkan cipta untuk 6.434 korban pada pukul 5:46 pagi, waktu terjadinya gempa.

Satu set lentera lainnya disusun hingga terbaca “3.11”, yaitu tanggal terjadinya Gempa Dahsyat Jepang Timur 2011 yang memicu tsunami besar di Jepang timur laut.

Masyarakat mengheningkan cipta pada pukul 2:46 siang, waktu terjadinya gempa tersebut untuk berdoa bagi para korban dan segera selesainya pembangunan kembali wilayah yang terkena.

Para pejabat kota Kobe menyatakan hingga pukul lima sore sekitar 53.000 orang ikut ambil bagian dalam upacara tersebut. Ini berarti 20.000 orang lebih sedikit dibanding tahun lalu.

Sekitar 60 kegiatan termasuk upacara peringatan dan latihan bencana diadakan di hari yang sama, namun angka ini adalah hampir setengah dibanding tahun lalu dan yang terendah dalam lebih dari 10 tahun.

Kota Kobe dan kawasan terdampak lainnya menghadapi tantangan mengenai bagaimana mewariskan ingatan dan pelajaran bencana tersebut ke generasi mendatang.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.