Masjid Baru di Tokyo Buka Pusat Pertukaran Budaya Islam




Umat Muslim di Jepang melakukan ibadah Sholat di Masjid Shinagawa yang juga dijadikan sebagai pusat pertukaran budaya Islam di Tokyo

Meski jumlahnya masih sangat sedikit, perlahan umat Muslim di Jepang mulai mendapatkan fasilitas untuk beribadah. Sekarang ini, sudah semakin banyak tempat umum seperti bandara dan juga beberapa tempat wisata yang menyediakan tempat untuk umat Muslim melaksanakan ibadah.

Untuk masjid sendiri, saat ini masih tersebar di beberapa kota besar saja. Untuk di Tokyo, Tokyo Camii yang terletak di Yoyogi menjadi yang terbesar. Selain itu, juga ada masjid Asakusa dan Shin-Okubo. Kini, satu lagi tempat ibadah untuk umat Muslim hadir di Tokyo, sebuah masjid yang dibangun dengan perjuangan lebih dari satu dekade. Masjid baru ini terletak di Higashi-Gotanda, Distrik Shinagawa.

Mengutip laman Asahi, Kamis (15/9) Asosiasi Muslim Jepang mempersilahkan warga Jepang untuk datang ke masjid baru ini untuk belajar agama Islam ataupun sekadar mengenal budaya dan Bahasa Arab. Karena itu, masjid ini juga diberi nama Islamic Culture Exchange Center in Japan.

“Saya berharap pusat pertukaran budaya ini dapat menjadi tempat bertemunya Muslim dan non-Muslim untuk memperkecil kerenggangan diantara mereka,” ujar Presiden Asosiasi Muslim Jepang Kimiaki Tokumasu (73 tahun).

Asosiasi Muslim Jepang adalah organisasi Muslim terbesar di Jepang. Berdiri sejak 1952, saat ini anggotanya mencapai 500 orang. Sejak 2003 mereka mulai melakukan penggalangan dana hingga akhirnya mampu membeli bangunan berlantai tiga seharga 2,3 juta dollar AS. Dana tersebut tidak hanya didapat dari Muslim di Jepang tetapi juga seumbangan dari negara Islam seperti Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan negara lainnya.

Ruang shalat terdapat di lantai tiga dengan interior yang dirancang oleh arsitek Turki. Dinding berlapis emas dan dekorasi bergaya arab. Tempat ini terbuka bagi siapa saja yang ingin memahami dan belajar tentang Islam, termasuk untuk pengunjung non-Muslim. Mulai bulan Oktober mendatang, Asosiasi Muslim Jepang menawarkan kursus bahasa Arab dan Indonesia serta kuliah gratis tentang Islam.

“Dalam waktu dekat, Jepang harus dapat menjalin hubungan dengan negara Muslim. Pemahaman diantara keduanya sangat dibutuhkan,” tutup Kimiaki Tokumasu.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.