Maneki neko: Patung Kucing Pembawa Keberuntungan




Patung Maneki neko di jembatan Azumbashi, Asakusa

Bagi yang pernah pergi ke Jepang atau rajin menonton dorama/film/anime Jepang pasti setidaknya pernah melihat patung seekor kucing yang sedang mengangkat kakinya. Patung itu bernama Maneki neko yang dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan.

Maneki neko biasanya berbentuk jenis kucing Japanese Bobtail berwarna calico (tiga warna) dan ditempatkan di depan rumah makan yang ada di Jepang. Maneki neko yang mengangkat kaki depan sebelah kanan dipercaya dapat mendatangkan uang, sementara maneki neko yang mengangkat kaki depan sebelah kiri dipercaya mendatangkan pembeli. Maneki neko umumnya tidak dibuat dengan kedua belah kaki depan diangkat karena tidak ingin dikatakan sudah menyerah angkat tangan

Di Jepang sendiri, setiap tanggal 29 September dirayakan sebagai “Maneki neko no hi”

Asal muasal Maneki neko memiliki beberapa versi. Berikut diantaranya yang kami rangkum dari cattery.co.id

mane

  • Maneki neko berasal dari Osaka namun ada juga yang mengatakan kucing ini berasal dari Edo atau Tokyo. Kucing ini pertama kali muncul pada tahun 1876 di era Meji. Saat pergantian abad di tahun 1902, Manekineko semakin populer di Jepang.
  • Seorang wanita muda bernama Usugumo, yang tinggal di Yowhiwara di Tokyo Timur, memiliki seekor kucing yang sangat disayanginya. Suatu hari, ia mendapatkan kunjungan dari temannya, seorang samurai. Lalu tiba-tiba kucingnya menjadi panik dan mencakar kimono si wanita itu terus menerus. Berpikir bahwa si kucing menyerang wanita tersebut, maka sang samurai pun menebas si kucing, dan membuat kepala kucing tersebut terpental ke udara, lalu menggigit seekor ular berbisa yang sedang bersiap menyerang dari atas. Kucing itu telah menyelamatkan sang wanita dari serangan seekor ular berbisa. Setelah kejadian tersebut, Usugumo sangat terpukul karena teman kesayangannya mati hingga ia tidak bisa makan atau tidur. Sang samurai pun merasa bersalah, ia lalu pergi ke seorang pemahat kayu terbaik, yang membuatkannya ukiran kucing dengan tangan keatas seakan memberikan salam. Gambar ini lah yang kemudian populer menjadi Maneki Neko.
  • Legenda Wanita Tua. Selama abad ke-19, ada seorang wanita tua yang sangat miskin dan memiliki kucing yang sangat dicintainya. Ketika akhirnya ia tidak bisa lagi merawat si kucing, maka pada suatu malam ia membiarkan si kucing tersebut pergi. Pada malam yang sama, si kucing muncul dalam mimpinya dan menyuruhnya untk membuat gambar kucing dari tanah liat yang akan membawa keberuntungan bagi si wanita tua. Wanita tua tersebut mengikuti petunjuk si kucing dengan membuat gambar kucing dari tanah liat, setelah itu banyak pengunjung yang menyukai gambar tersebut dan membelinya. Semakin banyak orang yang membelinya telah membuat wanita tua ini keluar dari kemiskinan. Ini lah salah satu asal usul Maneki Neko.
  • Kucing Liar dan Sebuah Toko. Seorang pemilik dari toko miskin (atau penginapan, kedai, candi, dll) menolong seekor kucing liar yang kelaparan, walaupun ia sendiri tidak memiliki cukup makanan untuk dirinya sendiri. Lalu sebagai ucapan terimakasih, kucing tersebut pergi ke stasiun dan mengundang banyak pengunjung ke toko miskin tersebut. Oleh karena itu “kucing pemanggil” ini menjadi simbol keberuntungan bagi pemilik usaha kecil.
  • Peringatan Bangsawan dari Seekor Kucing. Ada seorang bangsawan yang sedang berlindung dari hujan badai di bawah pohon sebelah kuil. Dia lalu melihat kucing yang tampaknya sedang melambai padanya, jadi ia mengikuti si kucing masuk ke dalam kuil. Tak lama kemudian, petir pun menyambar pohon tempat ia berlindungnya tadi. Karena si kucing telah menyelamatkan hidupnya, sang bangsawan pun membangun kuil bagi kucing tersebut. Ketika ia meninggal, patung kucing pun dibuat untuk menghormati si kucing yang telah menyelamatkan hidupnya.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.