Para Ibu di Jepang Tetap Setia Mengantar Anak Mereka Dengan Mamachari




Para ibu di Jepang tetap setia mengantar anaknya sekolah dengan Mamachari

Jika kalian pernah ke Jepang, setidaknya pasti pernah melihat pemandangan di pagi hari yang cukup membuat mata segar. Seorang ibu membonceng anaknya dengan sepeda untuk mengantarnya ke sekolah. Pemandangan ini hampir bisa dijumpai diseluruh wilayah Jepang.

Sepeda itu bernama Mamachari, istilah slang dari “mom’s bike.” Dari namanya pun sudah terbayang jika kendaraan ini memang diperuntukan untuk seorang ibu, meski akhirnya banyak juga kaum pria yang menggunakannya.

Sepeda yang dikendarai oleh para okaasan ini pun terbilang unik. Dengan desain yang sepertinya memang khusus dibuat untuk para ibu-ibu di Jepang. Zaman terus berganti, namun mereka tetap setia mengantar anaknya sekolah ataupun ke tempat lain dengan sepeda ini.

Baca Juga
Etika dan Aturan di Area Publik Jepang
Pola Makan Yang Sehat Jadi Kunci Orang Jepang Bertubuh Langsing
Tokyo, Osaka dan Eskalator
Larangan Menggunakan Handphone di Jepang

Mulai dari ibu-ibu, anak sekolah, hingga para pekerja kantoran sekarang ini menggunakan Mamachari untuk aktivitas mereka sehari-sehari.

Di Jepang, harga kendaraan seperti mobil dan motor cukup mahal, dan juga biaya pajak yang tinggi. Tak heran, Mamachari menjadi teman setia penduduk Jepang.

Pekerja pria di Jepang juga banyak yang menggunakan mamachari untuk pergi ke kantor

Sepeda ini pertama kali beredar di Jepang pada era 1950-an dengan berat sekitar 22-24 kilogram. Awalnya sepeda ini sangat rumit dengan pusat gravitasi tinggi, yang membatasi daya tarik para perempuan ketika mengendarainya.

Namun, hal ini berubah dengan munculnya Smart Lady, model terbaru yang dengan cepat menjadi barang buruan paling laris pada tahun 1956. Sepeda ini menggunakan kursi yang lebih rendah dan setang yang memberikan stabilitas lebih baik.

Mamachari kini sudah diekspor ke berbagai belahan dunia

Rancangan ini untuk mempermudah untuk para wanita yang lebih kecil dan mereka yang mengenakan rok atau gaun. Fitur lain yang populer adalah keranjang yang bisa dilepas dan melekat pada depan setang. Setelah itu, Mamachari terus berkembang dengan menghadirkan fitur-fitur lainnya. Kursi untuk anak juga dapat dilampirkan ke depan serta belakang sepeda.

Sepeda ini terus dirancang untuk lebih praktis dan tidak memerlukan perawatan yang berlebihan sehingga ibu-ibu tidak perlu repot untuk mengurusnya. Mamachari terus populer, merek terkenal seperti Yamaha, Panasonic, hingga Maruishi Cycle berlomba untuk membuat sepeda terbaik agar menjadi raja di pasaran. Dibantu dengan pemberitaan media, Mamachari mulai mendapatkan perhatian dari dunia Internasional.

Pemandangan seperti ini akan sering ditemui setiap pagi di berbagai wilayah di Jepang

Banyak negara yang mengimpor sepeda ini dari Jepang, tidak terkecuali Indonesia. Sampai akhirnya ada toko khusus Mamachari di London. Tidak sampai disitu, negara di Afrika kini juga sudah banyak yang menggunakannya.

Meski Mamachari kini telah mendunia, tetapi pemandangan para mahmud (mamah muda) di Jepang yang mengantar anaknya ke sekolah dengan sepeda belum ada tandingannya!

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2216 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.