Lumina Scarlet Berhasil Menggapai Mimpi Menuju Negeri Matahari




Di sore hari yang cukup mendung dan banyaknya orang berlalu lalang untuk melihat kemeriahan festival Jepang, kami mengunjungi STBA LIA Jakarta yang terletak di bilangan Jakarta Selatan. Selain untuk meliput acara Nihon Bunka no Hi, kami pun ingin bertemu dengan lima gadis cantik yang tergabung dalam grup Lumina Scarlet.

Ini adalah kesempatan pertama kami untuk bertemu dengan Lumina Scarlet dan melakukan sesi wawancara. Meskipun baru pertama kali, tetapi suasana tidak canggung karena Utat, Nime, Nao, Sacchi dan Sofi menyambut kami dengan riang dan ramah.

Bagi Lusca, sebutan Lumina Scarlet, penampilan di acara Nihon Bunka no Hi menjadi penampilan pertama setelah kepulangan mereka dari Negeri Sakura.

Secara membanggakan, Lusca terpilih untuk menjadi salah satu pengisi acara Asia Music Festival 2016 yang diselenggarakan di Hamamatsu, Jepang pada 22 Mei lalu. Meski tidak banyak pemberitaannya secara nasional, namun mereka berhasil menorehkan tinta emas dan memberikan sumbangsih yang besar untuk musik Indonesia,

“Kami juga masih belum percaya kenapa bisa terpilih untuk tampil di acara Asia Music Festival.” ucap Utat ketika menjawab pertanyaan bagaimana ceritanya Lusca bisa terpilih untuk mewakili Indonesia di acara Asia Music Festival 2016.

“Kami sebenernya dihubungi langsung oleh pihak penyelenggara yaitu Hamazo untuk tampil di acara tersebut bersama Tulus untuk mewakili Indonesia.” lanjut Nime.

“Awalnya rekomendasi dari orang-orang Hamazo juga, sampai akhirnya presidennya datang langsung ke Indonesia untuk menghubungi kita.” tambah Nao.

Untuk persiapannya sendiri, Nime dan kawan-kawan mengakui kalau ada banyak sekali hal-hal yang mereka perhatikan, mulai dari konsep, kostum hingga lagu-lagu yang akan mereka bawakan di Jepang.

Karena tampil di Jepang merupakan mimpi besar idol grup asal Bandung tersebut seperti yang terdapat pada lirik lagu mereka berjudul Scarlet Melody “Biarkan ku menggapai mimpi ku menuju Negeri Matahari”.

lusca

Agar penampilan perdana mereka di Negara Matahari Terbit berjalan mulus, para gadis cantik ini mempersiapkan segala sesuatunya sejak lama, dan konsep yang mereka bawa ke Jepang kemarin bertajuk “Indonesia banget”.

Nime sendiri mengatakan kalau mereka disana membawakan single kedua Lusca untuk pertama kalinya. Single itu sendiri belum rilis, mungkin akan beredar saat bulan puasa atau setelah Idul Fitri.

Nao mengakui juga banyak kendala yang mereka temui untuk tampil di Jepang, karena ini merupakan pertama kalinya mereka tampil di luar negeri. Tetapi, karena sangat senang bisa menggapai mimpinya, mereka pun have fun saja menghadapi kendala yang ada.

“Kalau untuk kendala dana juga ada, tetapi Alhamdulillah banyak pihak yang membantu kami seperti Kemendikbud, dan juga Luminoid (sebutan fans Lumina Scarlet) sehingga kami bisa tampil di Jepang” papar Nime.

Ketika tampil di Jepang, Utat dan kawan-kawan tidak menyangka kalau penonton yang ada disana memperhatikan mereka dan lama-kelamaan juga ikutan hype. Awalnya Nao mengira penonton akan sepi, tetapi justru sangat ramai meskipun membawakan lagu-lagu Indonesia.

Bahkan, ada juga Luminoid yang tinggal di Jepang sampai bela-belain datang ke Hamamatsu padahal lokasi kota tempat mereka tinggal sangat jauh dan banyak juga penonton yang antusias untuk membeli merchandise dari Lusca.

Ada banyak cerita unik yang terjadi diantara anggota Lusca selama berada di Jepang, mulai dari makanan yang kurang cocok di lidah karena kurang bumbu sampai pengalaman hampir ketinggalan kereta karena ketepatan waktu orang-orang di Jepang.

Tetapi dari semua hal itu, yang paling berkesan adalah ketika H-1 acara Lusca dan bintang tamu yang lain berkumpul untuk perkenalan dan juga ketika tampil semua bintang tamu juga nyanyi bersama sehingga terasa dekat.

Membentuk suatu idol group yang berkiblat ke Jepang, tentu menarik untuk mengetahui apakah para member dari Lusca ini memang sangat menyukai semua hal berbau Jepang atau tidak.

Ketika ditanya siapa yang suka membaca komik, hanya Nime yang menjawab kalau ia sangat suka membaca dan mengoleksi komik Detective Conan. Sementara kalau anime, Nime dan Utat mengakui kalau mereka menonton anime setiap musim tetapi hanya anime yang mainstream saja.

“Kalau yang suka banget nonton anime tuh ada member kita satu lagi namanya Yuuchan, tapi dia ngga ikut dateng kesini karena sedang berhalangan sehingga digantikan sama Sofi” ujar Utat.

“Yuuchan yang paling ngikutin anime dan manga, kalau kita sih agak males buat ngikutin keseluruhannya, paling nunggu ada yang ceritain aja.” timpal Nime seraya menutup sesi wawancara.

Meski sesi wawancara berlangsung tidak begitu lama dikarenakan mereka harus melakukan persiapan untuk tampil tetapi keramahan dari member Lumina Scarlet membuat wawancara ini sangat menyenangkan.

Sukses terus untuk Lumina Scarlet!

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1806 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.