Lebih Mementingkan Pekerjaan Jadi Alasan Wanita Jepang Enggan Memiliki Anak




Banyak wanita Jepang yang kehilangan pekerjaan mereka setelah melahirkan

Disaat populasi penduduk di banyak negara seperti Tiongkok dan Indonesia terus bertambah setiap tahunnya, di Jepang justru sebaliknya. Berdasarkan sensus penduduk terbaru yang diumumkan pada 1 Oktober 2016 kemarin, 1 jumlah penduduk Jepang sebanyak 127,09 juta jiwa atau turun hampir 1 juta jiwa jika dibandingkan dengan sensus sebelumnya pada tahun 2010.

Jepang memang sedang mengalami permasalah serius terkait dengan populasi. Penduduk mereka kian menua dan tak sebanding dengan angka kelahiran bayi. Untuk tahun ini saja, sebanyak 33 ribu orang Jepang merayakan ulang tahun mereka yang ke-100.

Baca Juga
Pernikahan Tidak Penting Bagi 33% Orang Jepang
Mengapa Wanita Jepang Lebih Suka Menjalin Hubungan Dengan Pria Asing?
Jepang Akan Punah di Tahun 2040!
Menurut Survei, 44,2% Wanita Dewasa di Jepang Masih Perawan

Terkait untuk masalah penurunan angka kelahiran bayi, tak terlepas dari minat orang Jepang terhadap pernikahan yang juga menurun. Orang Jepang terlalu disibukan dengan pekerjaan mereka yang mengakibatkan sedikitnya waktu untuk mencari kekasih atau pasangan hidup.

Ditengah tuntutan hidup yang tinggi, wanita Jepang lebih memilih mempertahankan karir mereka di bidang pekerjaan
Ditengah tuntutan hidup yang tinggi, wanita Jepang lebih memilih mempertahankan karir mereka di bidang pekerjaan

Pekerjaan juga menjadi faktor yang menjadi penyebab para wanita di Jepang yang telah menikah enggan untuk memiliki anak. Di Jepang masih ada kesenjangan di dunia kerja antara kaum pria dan wanita. Oleh sebab itu, wanita Jepang yang sudah memiliki pekerjaan, sebisa mungkin akan mempertahankannya.

Jika seorang wanita sedang hamil, otomatis mereka nantinya akan mengambil cuti kehamilan saat hendak melahirkan. Melansir laman Japan Times, banyak dari mereka yang setelah melahirkan akan kehilangan pekerjaan atau posisi mereka di kantor sudah digantikan oleh orang lain.

Angka kelahiran anak di Jepang terus menurun setiap tahun
Angka kelahiran anak di Jepang terus menurun setiap tahun

Di tengah kerasnya kehidupan di Jepang, tak terbayang bagaimana beratnya situasi yang harus dihadapi oleh wanita di Jepang setelah mereka melahirkan, justru harus kehilangan pekerjaan. Setelah mempunyai anak, sudah pasti biaya kehidupan yang harus dikeluarkan pun membesar.

Hal ini yang melatarbelakangi kaum wanita di Jepang yang telah menikah dan dalam masa meniti karir pekerjaan mereka mengesampingkan untuk memiliki anak. Mereka akan lebih memilih pekerjaan daripada melahirkan.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2225 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.