Lebih dari 4 Juta Orang di Jepang Masih Memainkan Pokemon GO




Salah satu game smartphone yang sempat booming di pertengahan tahun 2016 silam, yakni Pokemon GO masih memiliki cukup banyak pemain aktif di Negeri Sakura. Meski memang gaungnya sudah tidak begitu terdengar, namun beberapa update belakangan ini mungkin masih menjadi salah satu daya tarik bagi penggemar setia Pokemon untuk tetap memainkannya.

Update yang dimaksud adalah Niantic Labs selaku pihak developer resmi ‘melepas’ beberapa Pokemon legendaris untuk waktu terbatas. Seperti yang kita ketahui, pada trailer awal sebelum game Pokemon GO resmi dirilis, diperlihatkan bahwa para pemain bisa berburu Pokemon legendaris bersama-sama, meski ternyata butuh waktu kurang lebih satu tahun untuk dapat mewujudkannya.

Beberapa Pokemon legendaris yang telah ‘dilepas’ oleh Niantic Labs antara lain Lugia, Articuno, Zapdos, Moltres, lalu yang terbaru adalah Entei, Raikou dan Suicune. Menurut laporan dari The Asahi Shinbun, masih terdapat sekitar 4,42 juta pemain aktif di Jepang pada bulan Juni 2017, yang mana hampir setengahnya adalah orang-orang berusia 40 tahun ke atas.

Sebagai catatan, pemain aktif di Jepang pada bulan Agustus tahun lalu adalah 10,8 juta. Angka pemain aktif Pokemon GO di Jepang pada bulan Juni kemarin pun menurun sekitar 35%, atau meningkat sekitar 22% dari jumlah penurunan pemain aktif di bulan Agustus tahun 2016.

Meski penurunan pemain aktif Pokemon GO cukup drastis, termasuk di Indonesia, namun John Hanke selaku CEO dari Niantic Labs mengakui bahwa masih ada sekitar 65 juta pemain Pokemon GO aktif di seluruh dunia, seperti yang dilansir dari Forbes pada bulan April 2017 kemarin.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



Faiz Fachnaz Saputra 46 Articles
Writer | Gamer | IGN: Riyuunyan | Contributor Article for The Daily Japan | Founder Japan Football ID | VfL Wolfsburg & Gamba Osaka's Supporter | Pokemon Master | Japanese Football Addict