Kuil Yasaka, Satu lagi Situs Warisan Berharga di Kyoto!




Kuil Yasaka terletak di tepat jantung distrik Gion

Kyoto, kota indah yang berada di wilayah Kansai kerap kali disebut sebagai kota seribu kuil, diantaranya bahkan masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.

Berbicara tentang kuil di Kyoto, yang pertama terlintas tentu nama-nama seperti Fushini Inari Taisha, Kinkaku-ji, Kiyomizu-dera, dan satu lagi yang masuk dalam jajaran kuil paling terkenak di bekas ibukota Jepang itu adalah Yasaka shrine, sebuah kuil Shinto yang dibangun pada tahun 656.

Kuil Yasaka mempunyai nama lain Gion-sha atau Kuil Gion karena di kuil ini disembah Dewa dari agama Buddha. Hingga akhirnya berubah menjadi Yasaka-jinja pada abad ke-19. Namun nama Gion-sha sudah melekat kepada kuil ini sehingga hingga sekarang masih banyak yang menyebutkan nama tersebut.

Letaknya sangat strategis, berada di pinggir jalan utama sehingga menjadikan kuil ini menjadi destinasi wisata utama baik oleh turis lokal mampun mancanegara saat berkunjung ke Kyoto. Saat malam tahun baru, kuil Yasaka akan penuh oleh orang-orang yang berdoa untuk di berkati untuk satu tahun kedepan.

Selain itu, kuil ini sering dijadikan orang sebagai tempat upacara pernikahan, pemberkatan bayi yang baru lahir, berdoa untuk meminta nasib baik, sampai hanya untuk menikmati suasana di sekitar kuil yang tenang sembari memandangi pohon sakura yang sedang bermekaran karena berdekatan dengan Maruyama Park yang merupakan tempat paling favorit untuk menyaksikan bunga sakura yang sedang mekar.

Pada bulan Juli atau pertengahan musim panas, di kuil ini diselenggarakan salah satu festival paling terkenal di Jepang yang disebut Gion Matsuri. Terdapat arak-arakan yatai dan jiga pesta kembang api di malam hari nya.

Pada bulan Juli atau pertengahan musim panas, di kuil ini diselenggarakan salah satu festival paling terkenal di Jepang yang disebut Gion Matsuri. Terdapat arak-arakan yatai dan jiga pesta kembang api di malam hari nya.

Lampion-lampion akan menghiasi kuil pada malam hari nya, suasana yang sunyi pun akan menambah ke sakral an tempat ini. Tempat ini bisa menjadi tujuan yang menyegarkan bagi orang yang pusing terhadap rutinitas maupun hingar bingar suasana di perkotaan. Kuil ini dibuka setiap hari tanpa ada waktu libur maupun tutup, dan juga tidak di pungut biaya untuk masuk ke dalam kuil.

Untuk menuju tempat ini bisa menggunakan bus nomor 206 dari stasiun Kyoto sampai ke pemberhentian Gion yang memakan waktu sekitar 20 menit perjalanan. Kemudian berjalan kaki sekitar satu menit dari peberhentian tersebut.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1807 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.