Kitano Ijinkan: Esensi Bangunan Khas Eropa di Kobe




Kitano Ijinkan akan membawa kita seperti sedang berada di Eropa

Sejak abad ke-19, tepatnya sejak Restorasi Meiji, Kobe yang terletak di Kansai menjadi salah satu kota yang pertama kali membuka pelabuhannya bagi kegiatan perdagangan internasional. Tak pelak sejak itu banyak orang asing yang menginjakan kakinya di kota tersebut.

Menjadi pintu masuk pertama dunia luar ke Jepang membuat suasana kota Kobe saat ini sedikit berbeda dengan kota-kota lain di Negeri Sakura. Salah satu tempat yang sangat kental dengan sentuhan asing di Kobe adalah Kitano Ijinkan.

Bangunan di Kitano ijinkan kental sentuhan Eropa

Saat Kobe membuka perdagangan luar negeri pada tahun 1860-an, Pacinan didirikan oleh imigran dan pedagang asal Tiongkok, tepat di sebelah selatan Motomachi. Setelah itu, dengan perjanjian yang ditandatangani antara Jepang dan sejumlah pemerintah dari negara barat, sebuah pemukiman didirikan untuk orang asing di Kitano yang berada di lereng Gunung Rokko.

Sejak saat itu banyak rumah bergaya Eropa didirikan di Kitano. Rumah-rumah tersebut dikenal dengan nama ijinkan. Dari ratusan ijinkan yang berada di Kitano, sekarang ini hanya sedikit yang tersisa. Meski demikian, pemandangan di Kitano benar-benar akan membuat siapapun yang mengunjunginya seakan lupa sedang berada di Jepang.

Denmark House di Kitano ijinkan

Setiap rumah yang ada di ijinkan memiliki ciri khas dengan arsitekturnya masing-masing. Ijinkan yang tersisa dilestarikan oleh pemerintah daerah sebagai tempat pariwisata, dan secara resmi diakui sebagai properti nasional (Japan’s National Important Cultural Properties).

Rumah-rumah asing yang ada di Kitano sekarang bisa dimasuki dengan biaya yang berbeda. Salah satunya yang paling banyak dikunjungi adalah Denmark House. Saat masuk ke tempat ini kita akan disambut kisah bangsa Viking. Berlanjut ke lantai atas ada sebuah kapal Viking besar yang membentang sampai ke lantai dua, di mana kisah Hans Christian Anderson terbentang.

Gerai Starbucks di Kitano ijinkan

Selain Denmark House, banyak ijinkan menarik lainnya yang harus disinggahi seperti England House, Austria House, Ben House, termasuk salah satu rumah yang bertemakan Sherlock Holmes. Tidak hanya rumah bergaya negara-negara Benua Biru, 711 dan Starbucks yang terdapat di Kitano pun memiliki bangunan dengan sentuhan Eropa yang berbeda dengan gerai yang ada di wilayah lain.

Untuk mengunjungi Kobe, dari stasiun Osaka naik kereta JR jalur Himeji menuju stasiun Sannomiya kemudian berpindah ke jalur Subway ke stasiun Shin-Kobe. Dari stasiun ini perjalanan ke Kitano ijinkan bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 3-5 menit.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



dshiryu13 6 Articles
デライ You only live once but you can be fat forever✌ thedailyjapan.com